Libatkan Allah dalam Setiap Urusan

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Oleh: Riris Dwi (Aktivis Dakwah)

Dalam kehidupan tentunya akan berjalan silih berganti. Mulai dari pagi menjadi siang, sedih menjadi tawa, gundah menjadi tenang. Itulah contoh siklus dunia yang pasti dihadapi oleh setiap hamba Allah. Ketika manusia mengaku dirinya sebagai hamba, tentunya layak menjadikan Allah sebagai Tuhan. Dengan meyakini Tuhan sebagai pencipta dan pengatur segala kehidupan beserta isinya.

Terkadang manusia juga mempunyai sifat futur bahkan lemah iman. Misalkan karena godaan duniawi yang semakin mencabik-cabik iman seorang mukmin, Apalagi ditambah dengan kondisi pandemi seperti ini. Masalah kehidupan yang kian bertambah. Bak jatuh tertimpa tangga. Seperti kata pepatah. Tentunya juga mempunyai mempengaruhi keimanan seorang mukmin yang belum mempunyai pondasi (tsabit) atau kuat. Dalam pantun yang sudah berjalan 8 bulan, itu tidak mudah untuk bertahan kita lah kondisi ekonomi yang menuju jurang resesi.

Banyak kepala keluarga yang kehilangan pekerjaan di tengah pandemi. Mulai dari diputus hubungan kerja, diberhentikan dari pekerjaannya. Padahal, seorang kepala keluarga itu punya kewajiban untuk menopang kehidupan dalam perahu rumah tangga. Tentunya sebagai seorang mukmin, haruslah menyadari bahwa dalam kehidupan ini berlangsung sementara. Di sisi lain, negara harus mengatur bahkan meriayah/menjamin kebutuhan dari setiap individu. Karenanya seorang pemimpin negara akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah.

Dalam melaksanakan tatanan rumah tangga, lingkungan sosial, bahkan negara wajib untuk terikat dengan hukum syara’. Yang berisi tentang aturan Allah. Karena segala aktivitas akan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah. Di dalam dunia hanyalah sementara, sebesar-besarnya masalah manusia, Allah punya solusi dari setiap problem manusia. Maka, bertaqarrub kepada Allah itu juga sangat penting, dengan menjalankan syariat-syariat Nya dalam kehidupan sehari-hari.

Wallahua’lam bisshowab

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *