Ya KKB lagi KKB lagi

Oleh: Agung Andayani

 

Entah sudah berapa banyak ulah Kelompok kriminal bersenjata (KKB). Dengan jumlah korban baik dari TNI, polisi maupun dari warga sipil yang tidak bisa dikatakan sedikit. Ulah KKB yang terbaru kemarin tanggal 12 Maret 2021. Telah menyandera penumpang pesawat jenis Pilatus PC-6 S1-9364 PK BVY di Lapangan Terbang Wangbe, Distrik Wangbe, Kabupaten Puncak, Papua. Pemicunya karena tidak diberi dana desa oleh kepala kampung setempat.

Setelah di cek, kenapa KKB tidak mendapatkan dana desa? Karena, “Dana Desa itu untuk pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan warga desa. Bukan untuk KKB atau KSB,” Tutur Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi, kepada detikcom, Sabtu (13/3/2021).

Semakin lama kelompok separatis ini semakin beringas saja. Dalam aksinya kemarin telah mengancam penerbangan sipil. Kenapa bisa terjadi hal seperti itu. Ya karena negara tidak bertindak tegas. Beda penanganan jika seandainya pelaku yang mengancam atau menyandra pesawat adalah muslim. Sudah pasti akan ditindak tegas, sangat beda penanganannya dengan KKB. Ditambah pemberitaan 7 hari 7 malam di layar televisi tanpa henti. Betul opo bener?

Ternyata dalam melancarkan aksinya, KKB tidak segan untuk melukai warga sipil maupun aparat keamanan. Dan dari penyelidikan polisi, ternyata ditemukan fakta mengejutkan terkait pemasukan keuangan KKB. Sebab, yang menjadi salah satu sumber dana yang digunakan KKB untuk melakukan pembelian senjata api dan amunisi tersebut ternyata berasal dari rampasan anggaran dana desa. Ngeri.

Anehnya hal tersebut seperti dibiarkan tanpa ada tindakan tegas dari aparat. Dan berlangsung sudah lama. Kira-kira kapan ya Negara akan menindak tegas tehadap benih separatisme, sehingga rakyat dan negara dapat bebas dari rongrongan internal?

Wallahua’lam bishawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *