TUDINGAN PELAKOR TERSEMATKAN DAN ISLAM KEMBALI JADI SOROTAN

Oleh : Iin Rohmatin Abidah

 

Kasus yang dialami oleh salah satu grup gambus Indonesia dengan inisial N dan A yang akhir-akhir ini sedang ramai diperbincangkan ternyata menarik banyak perhatian. Terutama bagi ibu-ibu atau para wanita, serasa semuanya memposisikan dirinya sebagai istri A. Sehingga banyak sekali tudingan miring dan hujatan yang ditujukan pada N. Karena dianggapnya sebagai perebut suami orang. Padahal kita semua juga belum tau pasti kebenarannya.

Sebenarnya kasus semisal yang dialami oleh N dan A ini juga banyak sekali terjadi di lingkungan sekitar kita. Akan tetapi kejadian tersebut justru tidak terpublikasikan karena yang mengalami hal itu adalah orang biasa-biasa saja, alias bukan orang terkenal.

Jangan Lihat Covernya

Ketika kasus itu diangkat dan ramai diperbincangkan, maka yang pertama dilihat oleh masyarakat adalah cover si N. Padahal tidak ada yang salah dari kerudung yang dipakainya ataupun tidak ada yang salah dari lagu-lagu yang dinyanyikannya.

Memakai kerudung berarti dia melaksanakan kewajiban untuk menutup aurot, dan menyanyikan lagu-lagu islami berarti melakukan syiar terhadap islam. Manusia tidak ada yang sempurna, pasti pernah melakukan khilaf dalam hidupnya. Maka tugas kita untuk menasihati orang yang melakukan kesalahan bukan malah menghujatnya. Kerudung dan lagu-lagu islaminya itu berbeda dengan kesalahan manusia. Jadi tidak bisa dikorelasikan. Sikap yang baik yang harus kita tunjukkan terhadap sesama muslim adalah senantiasa berprasangka baik (husnudzon) sebelum ada kepastian.

Islam Mengatur Hubungan Laki-laki dan Perempuan

Liberalisasi dalam kehidupan bermasyarakat yang menjadikan pergaulan antara laki-laki dan perempuan tidak ada batasannya. Gaya hidup bebas sudah ada di mana-mana, mulai dari remaja sampai orang dewasa. Bahkan orang Islam pun banyak yang terkena arus kebebasan. Padahal kebebasan dalam bergaul adalah buah dari sistem kapitalis yang salah.

Islam sangat mengatur hubungan antara laki-laki dan perempuan, baik ditempat umum ataupun ditempat khusus. Dalam islam terdapat aturan untuk menundukkan pandangan bagi yang bukan mahram. Begitu juga terdapat larangan bercampur baur (berikhtilat) antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya. Ada juga larangan bagi laki-laki dan perempuan yang bukan mahram untuk berdua-duaan (berkhalwat). Serta masih banyak lagi aturan-aturan yang ditetapkan dalam islam. Aturan-aturan tersebut menjadikan seorang muslim senantiasa terjaga dalam pergaulannya dimana pun dia berada.

Wallahu a’lam bishshowab.

 

 

#CreatorNulis

#KelasHabits13

#WaniNulis

#NeverEndingNulis

#HebatIsHabits

#CreatorNulisKeren

#TheBestWriter

#KaryaKe-3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *