TIGA PEDANG SYEIKH TAQIYUDDIN AN NABHANI

Oleh : Tachta Rizqi Yuandri

Syekh Taqiyuddin Dalam Salah Satu Karyanya, Peraturan Hidup Dalam Islam, Menyampaikan:

Halaman 7:
“Bangkitnya Manusia Tergantung Pada Pemikirannya Tentang Hidup, Alam Semesta, Dan Manusia, Serta Hubungan Ketiganya Dengan Sesuatu Yang Ada Sebelum Kehidupan Dunia Dan Yang Ada Sesudahnya. Agar Manusia Mampu Bangkit Harus Ada Perubahan Mendasar Dan Menyeluruh Terhadap Pemikiran Manusia Dewasa Ini, Untuk Kemudian Diganti Dengan Pemikiran Lain.”

Halaman 99:
“Kaum Muslim Tidak Pernah Mengalami Kemunduran Dari Posisinya Sebagai Pemimpin Dunia Selama Tetap Berpegang Teguh Pada Agamanya. Kemunduran Kaum Muslim Mulai Tampak Tatkala Mereka Meninggalkan Dan Meremahkan Ajaran Ajaran Agama; Membiarkan Peradaban Asing Masuk Menyerbu Negeri Negeri Mereka; Membiarkan Paham Paham Barat Bercokol Dalam Benak Mereka.”

Halaman 119:
“Sedangkan Yang Dimaksud Dengan Menggabungkan Ruh Dengan Materi Adalah Terwujudnya Kesadaran Akan Hubungannya Dengan Allah, Tatkala Ia Melakukan Amal Perbuatan”

Tiga Paragraf Di Atas Bagi Saya Pribadi Merupakan Salah Satu Pedang Paling Tajam Dan Senjata Paling Berbahaya Yang Telah Diciptakan Oleh Seorang Syeikh Taqiyuddin An Nabhani.

Sebab, Dengan Pemahaman Mengenai Ruh Inilah Para Aktivis Hizbut Tahrir Memiliki Kedudukan Yang Tidak Tergoyahkan Dalam Percaturan Dakwah Dunia, Termasuk Di Dalamnya Adalah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Bila Mau Melakukan Perbandingan, Terhadap ‘Benturan’ Antara HT Dengan Para Penguasa Zhalim Di Beberapa Negara, Tentulah Akan Didapati Perbandingan Yang Sangat Sangat Tidak Seimbang. Penguasa Zhalim Bertempur Habis Habisan Menumpas Organisasi Dakwah Yang Bergerak Tanpa Kekerasan Ini. Tentunya Dengan Segala Sumber Daya Yang Dimilikinya, Dari Mulai Uang, Propaganda, Hingga Kekuatan Militer.

Sementara Secara Materi, HT Punya Apa? Hanya Para Pengembannya, Dengan Materi Seadanya Yang Mereka Miliki.

Namun Demikian, Mereka Dibekali Senjata Paling Ampuh Yang Telah Diwariskan Secara Turun Temurun Semenjak Lahirnya Islam Ke Dunia. Mereka Mewarisi Ruh Perjuangan Yang Dahulu Juga Digunakan Oleh Rasulullaah Muhamamad SAW Dan Para Sahabat.

Ruh Inilah Yang Menjadi Senjata Mematikan Para Aktivis HT, Termasuk Para Aktivis HTI Di Indonesia. Senjata Ini Tidak Tampak Oleh Mata, Tidak Terdeteksi Oleh Metal Detector, Bisa Dibawa Pergi Ke Manapun, Bisa Digunakan Kapan Pun, Dan Bahkan Bisa Diduplikasi Berkali Kali.

Ruh Ini Hanya Bisa Dinonaktifkan Ketika Para Penggunanya Mati, Atau Mereka Memilih Untuk Melepasnya. Namun, Selama Mereka Hidup Dan Tidak Ingin Melepasnya, Maka Tidak Ada Sesuatu Pun Secara Materi Yang Bisa Mematikannya. Apakah Itu Surat Keputusan Tiga Menteri, Apakah Itu Persekusi, Apakah Itu Propaganda Dan Manipulasi Fakta, Bahkan Harta, Tachta, Dan Wanita.

KUDA DAN RUH JIHAD

Itulah Yang Membedakan Kekuatan Islam Dengan Kekuatan Lain. Orangnya Bisa Jadi Sama, Kekuatan Fisiknya Sama, Hal Apapun Yang Tampak Dari Luar Sama. Tapi Kenapa Ketika Terjadi Benturan, Islam Selalu Lebih Unggul, Sebab Para Pemeluknya Memiliki RUH. Mereka Selalu Memiliki Kesadaran Akan Hubungannya Dengan Allah Tatkala Ia Melakukan Amal Perbuatan.

Itulah Mengapa Pedang Seorang Mujahid Akan Lebih Mematikan Dari Tebasan Pedang Seorang Kafir, Sebab Ada Allah Pada Pedang Seorang Mujahid. Itulah Mengapa Teriakan Seorang Ulama, Bisa Lebih Tajam Dan Menusuk Dari Komando Seorang Jenderal, Sebab Ada Allah Pada Suaranya. Itulah Kenapa Perintah Seorang Panglima Jihad Atau Seorang Khalifah Akan Disambut Gegap Gempita Umat Islam Di Seluruh Dunia, Karena Ada Allah Di Dalam Perintahnya.

DAN…… Itulah Ingin Ditanamkan Pada Para Penunggang Berkuda Al Karim. Ruh Jihad Dalam Setiap Langkah Kuda Yang Mereka Tunggangi. Ruh Jihad Dalam Setiap Tetes Luka Yang Mereka Alami Ketika Terjatuh. Ruh Jihad Dalam Setiap Panah Yang Mereka Lesatkan Dari Punggung Kuda.

Oleh Karena Itu, Saya Sampaikan Pada Hampir Seluruh Murid Murid Saya

“Kalau Rekan Rekan Ingin Pandai Berkuda Dengan Fasilitas Bagus Dan Lengkap. Maka Rekan Rekan Salah Alamat. Namun, Bila Rekan Rekan Ingin Menumbuhkan Ruh Jihad Dengan Belajar Berkuda. Mungkin Rekan Rekan Bisa Mendapatkannya Di Sini”

Kalau 3.000 Pasukan Kaum Muslimin Bisa Memukul Mundur 200.000 Tentara Romawi. Maka Mengapa Tidak Sekolah Berkuda Al Karim Yang Hanya Dibekali Tiga Kuda Kecil Bisa Menghasilkan Para Penunggang Kuda Yang Hebat.

Kami Telah Menaklukan Perjalanan Bogor – Jakarta Dengan Kuda Kecil Kami. Dan Kami Masih Sangat Haus Dengan Penaklukan Lainnya. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *