Tangan Ibu Ternoda, Jerat Ekonomi Sistem Rusak Melanda

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Oleh: Ummu Syanum (Anggota Komunitas Setajam Pena)

 

Masa pandemi Covid-19 adalah masa yang sulit, terutama dialami oleh keluarga yang tak mampu di Indonesia. Masalah demi masalah menjadi beban bagi keluarga miskin, yang untuk makan sehari-hari saja sudah susah. Apalagi sekarang, bagi keluarga yang mempunyai anak sekolah, mereka harus menambah pengeluaran untuk membeli kuota internet yang sebelumnya hanya menjadi kebutuhan sekunder bahkan bisa jadi tersier. Tak jarang semua itu membuat masalah baru datang silih berganti tanpa ada penyelesaian.

Baru-baru ini berita yang membuat pilu, Ibu pembunuh ketiga anak kandungnya dengan sadis di Nias Utara pada Rabu (9/12/2020). Tersangka berinisial MT tega membunuh ketiga anak lelakinya dengan menggunakan parang (sumut.inews.id, 10/12/2020).

Pembunuhan terjadi saat seluruh keluarga pergi ke TPS untuk mencoblos Pilkada di Nias Utara. Ketiga anak lelaki tewas dibantai ibu kandungnya sendiri. Setelah beberapa hari peristiwa pembunuhan terjadi, MT akhirnya meninggal dunia karena sakit.

Sungguh miris, kasus tersebut bukan baru kali pertama terjadi di negeri ini. Disinyalir ekonomi menjadi penyebab utama menambah daftar panjang masalah. Padahal, Nias merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi sumber daya laut yang luar biasa, sejumlah pantai yang sangat indah dan alami layak menjadi potensi objek wisata.

Bahkan, Gubenur Sumatera Utara Eddy Rahmayadi berkata, Nias sebagai tempat wisata selancar nomor dua setelah Hawaii. Dari semua itu seharusnya warga tidak akan mengalami himpitan ekonomi, apalagi sampai harus tidak bisa makan.

Ironis memang, himpitan ekonomi hasil dari sistem kapitalis inilah yang tak jarang memaksa ibu untuk bekerja meninggalkan anaknya dan bahkan ada yang sanggup mengakhiri hidup anak-anaknya dengan cara membunuh mereka.

Dalam sistem Islam kebutuhan dasar merupakan masalah asasi manusia yang wajib dipenuhi. Karena itu Islam mewajibkan bagi negara menyediakan lapangan kerja yang layak kepada kepala keluarga agar mereka mampu menafkahi keluarganya. Sehingga kaum ibu tidak akan dibebani tanggung jawab mencari nafkah.

Dengan itu, maka tidak akan ada anak yang harus dibunuh karena ibunya tak sanggup menahan beban himpitan ekonomi. Para ibu dapat fokus menjalankan fungsinya sebagai pengasuh, penjaga, dan pendidik anak. Anak-anak akan tumbuh dan berkembang dalam rasa aman dan nyaman jauh dari segala bahaya yang mengancam. Sebab negara diatur berdasarkan aturan Islam.

Wallahu’alambishowab.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published.