Sultan Pontianak Polisikan Mantan BIN

Pontianak, Suara Inqilabi- Pada satu tayangan pada akun youtube bernama Agama Akal TV, pada tanggal 11 Juni 2020 memposting wawancara dengan Mantan Kepala BIN Hendropriyono. Pada tayangan tersebut dia mengatakan, “Dia (Sultan Hamid II) adalah pengkhianat, bukan pejuang. Pengkhianat bangsa Indonesia”.

Pada menit selanjutnya dia juga mengatakan, “Tiap tahun khan ada pengusulan untuk menjadi pahlawan nasional. Memviral di media sosial tentang pengusulannya Sultan Hamid Al Qadrie, Sultan Hamid dari Pontianak. Bukan Kalimantan Barat ya, Kesultanan Pontianak”.

Setelah diungkap olehnya apa definisi pahlawan nasional, Hendropriyono menegaskan, “Dia sama sekali bukan itu. Dia pro belanda. Hingga diangkat menjadi ajudan istimewa Ratu Belanda Wilhelmina”. Kemudian mengingatkan kepada kaum muda agar tidak terjebak politisasi sejarah bangsa.

Pernyataan Hendropriyono kemudian mendapat tanggapan keras dari Sultan Pontianak IX Sultan Syarif Machmud Melvin Alqadrie, SH. Sultan Melvin mengangapnya sebagai fitnah kepada Sultan Hamid II yang merupakan perancang Lambang Negara Garuda Pancasila.

Sultan Pontianak mengatakan, “Sekali lagi saya tegaskan dia (AM Hendropriyono) harus segera di tangkap dan di adili sebelum saya mengeluarkan titah saya sebagai sultan. Jangan tunggu masyarakat marah dan rakyat bergerak. Jelas-jelas Sultan Hamid II adalah perancang lambang negara, dan itu merupakan jasa beliau. Walau beliau tidak pernah diakui sebagai “Pahlawan Nasional”. Tetapi berani benar Hendro Priyono mengatakannya pengkhianat,” ungkapnya.

Sultan Melvin juga meminta Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji tidak diam dan hanya menonton melihat ujaran Hendropriyono tersebut yang menurutnya adalah sebuah penghinaan. Ia pun menambahkan, “Saya mewakili keluarga besar Sultan Hamid II melaporkan Hendropriyono atas pernyataannya yang menyebut Sultan Hamid II seorang pengkhianat bangsa,” (14/6).***

Kontributor Suara Inqilaby Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *