Selamatkan Generasi Dari Virus “LGBT”

Malang- Suara Inqilabi– Seiring kemajuan teknologi yang bertumbuh pesat, propaganda berupa virus lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) pun, kian membiak ditengah-tengah masyarakat. Keberadaan virus menyimpang tersebut tak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, ancamannya telah demikian nyata mampu membidik semua kalangan tanpa menghirau status, derajat, gelar ataupun pangkat.

 

Guna mencegah dan mewaspadainya, tentulah membutuhkan kesadaran dan peran dari seluruh lapisan masyarakat. Tak terkecuali kita. Yakni, para Orangtua sebagai soko ketahanan utama dalam melindungi anak-anak dari bahaya pengaruh virus LGBT. Membangun komunikasi berkualitas didalam keluarga serta menanamkan pemahaman Islam yang benar lagi kuat adalah sebuah keharusan.

Berangkat dari kesadaran dan kepedulian tersebut, Alhamdulillah wasyukurillah telah berlangsung sebuah kajian muslimah dengan tema : “SELAMATKAN GENERASI DARI VIRUS LGBT”. Kajian muslimah ini hadir memberi wawasan tentang pengertian LGBT, mengupas seputar penyimpangan seksual, sanksi dan dampak negatif yang ditimbulkannya serta memberi kiat-kiat untuk mendidik anak, tata cara pendekatan terhadap anak sesuai jenis kelamin beserta fitrah anak pada tiap-tiap tahapan usianya seperti yang Rasulullah contohkan berdasarkan presfektif Islam.

Kajian yang digelar hari Ahad, 23 Pebruari 2020 pukul 08.30-11.30 di Masjid Beacukai, Baitut Taqwa yang diisi oleh Ustazah Nikma Fitriana selaku pemateri, Bunda Aishaa Rahma selaku moderator, Bunda Dewi Nasjag selaku pembaca Tilawatil Qur’an dan Ummu Kirana sebagai MC ini berjalan sukses dan lancar. Antusiasme dari semua peserta yang hadir dari berbagai usia mulai kalangan remaja, ibu-ibu muda hingga ibu-ibu berusia senja alias nenek-nenek. Mereka yang sebelumnya tak saling kenal berkumpul dan membaur dalam suasana forum yang santai, semangat dan penuh khidmat.
Semua itu membuktikan tanda kepedulian mereka terhadap nasib generasi penerus akan bahayanya virus LGBT yang setiap saat siaga menggerus keimanan ditengah derasnya kebebasan arus.

Semoga kita semua terhindar dari virus LGBT. Sehingga, rahmat dan keberkahan hidup dapat bersama-sama kita rasai.

Afwuminkum wassalamu’alaikumwarahmatullahiwabarokatu, sampai jumpa di kajian selanjutnya….bye bye….???

@Tim penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *