Santri Milenial Nobar Live Streaming Ceramah UAS

TAK ada rotan, akar pun jadi. Pepatah ini menggambarkan semangat yang tak boleh patah. Selalu ada usaha. Pantang menyerah dalam satu keadaan.

Kira-kira inilah inspirasi dari sekumpulan santri yang ditugaskan mengawasi keamanan lingkungan selama Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) yang digelar di Masjid Ar-Riyadh, Pondok Pesantren Hidayatullah, Kelurahan Teritip, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (31/10/2019).

Maksud hati ingin langsung acara tersebut, apa daya mereka mendapat amanah untuk berjaga-jaga di luar gedung selama kegiatan berlangsung. Bagi santri, jujur dan amanah adalah urusan nomor satu dalam hidup. Sami’na wa atha’na. Kami dengar kami taat, menjadi slogan yang diajarkan dan dipraktikkan setiap waktu. Apapun perintahnya jalankan saja. Di sana ada berkah ketaatan dan kemudahan yang diberikan. Demikian nasihat yang sering disampaikan oleh para ustadz.

Akhirnya, pantauan hidayatullah.com, dengan modal gawai pinjaman dari seorang ustadz, jadilah mereka asyik mengerumuni layar kecil tersebut. Selain tetap menjalankan amanah, mereka tentu tak ingin ketinggalan menikmati nasihat dan petuah dari ulama kondang asal Asahan, Sumatera Utara itu.

Apalagi ternyata, UAS memang banyak memberikan pencerahan dan berbagi motivasi yang khusus ditujukan kepada santri, dalam taushiah tersebut.

Salah satu pesannya, para santri diminta untuk meniru tradisi literasi para ulama terdahulu dalam kegigihan mereka menulis, membaca, dan budaya menuntut ilmu lainnya.

Menurut UAS, media sosial saat ini berhajat untuk dipenuhi dengan kebaikan dan cahaya ilmu. “Di sana ada ladang dakwah. Penuhilah media-media sosial itu dengan kebaikan dari Al-Qur’an, Sunnah, dan perkataan-perkataan menyejukkan dari ulama,” seru UAS penuh semangat. Asyiaap, Ustadz!. [] Masykur Abu Jaulah/HdH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *