Puncak Keilmuan

Oleh: Azhary Ideologis (Mahasiswa Al-Azhar, Mesir)

Dialah Al Qur’an, sebuah mukjizat terbesar dan abadi yang tiada lekang oleh zaman. Dan karenanya Allah muliakan Nabi Muhammad SAW.

Mukjizat yang sudah menantang manusia dan jin untuk mencipta yang semisalnya. Walau seluruhnya bekerjasama, tapi tak ada yang mampu menunaikan walau sudah lampau ratusan tahun.

Allah jadikan Al Qur’an taufiq dan penyejuk hati bagi orang-orang yang senantiasa mentadabburinya. Terjaga dari setiap inchi perubahan walau bergantinya waktu, tempat dan keadaan.

Allah muliakan ummat Nabi Muhammad SAW dengan kitab yang paling utama dari seluruh perkataan. Allah mengumpulkan didalamnya kisah-kisah manusia terdahulu dan akhirin, nasihat dan teladan, adab dan hukum, serta dalil yang pasti akan keagungan dan keesaanNya.

Allah lipatgandakan pahala orang yang membacanya, Dia perintahkan kita memahami dan mengamalkannya, memperhatikan adab bersamanya dan mengupayakan seluruh usaha untuk memuliakannya.

Al Qur’an adalah puncak dari seluruh ilmu-ilmu yang Allah karuniakan untuk ummat Rasulullah. Puncak keilmuan yang mengantarkannya mampu menjawab berbagai macam problematika dalam aspek manapun karena ladadznya bukan dari perkataan manusia, tapi lafadz Al Khaliq, Al Mutadabbir Al ‘Aalam.

Adalah kewajiban untuk membacanya dengan bacaan terbaik, memperbagus akhlak di hadapannya, menunaikan adabnya dan mengamalkan seluruh yang Allah seru didalamnya.

Darinya terjawab simpul dari pertanyaan; dari mana aku ada, untuk tujuan apa aku hidup di bumi, dan akan kemana aku setelah berakhirnya kehidupan. Sehingga manusia mampu menjadi hamba yang ta’at pada Pencipta dan memakmurkan bumi ini dengan hukum-hukum yang dikandung Al Qur’an. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *