Permusuhan Front Barat Terhadap Islam

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Oleh : Muhaiminah Ibrahim

 

Presiden Prancis memberi ultimatum kepada Dewan Ibadah Muslim Prancis untuk menerima piagam “nilai-nilai Republik”.  Piagam tersebut menyatakan bahwa Islam adalah agama dan bukan gerakan politik.  Serta pelarangan Negara-negara Muslim lain (campur tangan asing) dalam kelompok muslim di Prancis. Ultimatum ini terjadi ditengah tuduhan bahwa Macron menstigmatisasi Muslim menyusul tiga serangan teroris terpisah yang dikutuk oleh masyarakat. Sebelumnya presiden Prancis Macron menolak untuk mengecam penghinaan terhadap Rasulullah Muhammad SAW. menurutnya hal itu tidak sesuai dengan nilai kebebasan dalam demokrasi.

Prancis memiliki langkah-langkah untuk mengatasi separatisme islam di Prancis. Salah satunya RUU yang berupaya mencegah radikalisme. Serta pemberian ultimatum ditengah terjadinya tindakan teror di Prancis sebagai tindakan untuk melawan Islam radikal.

Adanya ultimatum ini sama saja dengan penolakan Prancis dan front Barat terhadap gerakan Islam politik dan ideologi Islam. Menunjukkan juga permusuhan Prancis dan front Barat terhadap Islam.

Mereka (dunia Barat) membenci penerapan Islam kaffah. karena penerapan Islam kaffah atau adanya khilafah tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Bagi mereka khilafah mengganggu kepentingan mereka untuk berkuasa dan mengatur dunia. Maka itu mereka melakukan langkah langkah untuk mencegah bangkitnya ghirah politik umat Islam. Mereka memahami bahwa dengan bangkitnya ghirah politik akan mendorong diterapkannya syariat Islam secara menyeluruh dan akan tegaknya khilafah.

Langkah awal mereka mencegah penerapan Islam kaffah yaitu dengan politik perang pemikiran. Mereka memakai gerakan kelompok moderat untuk memecah belah umat. Membuat gambaran Islam sesuai apa yang mereka inginkan. Agar Islam ditakuti dan dijauhi.

Mereka ingin agar Islam tidak terlibat urusan kenegaraan. Seperti urusan ekonomi, sosial budaya, sistem sanksi, pendidikan, maupun hankam. Maka itu khilafah menjadi terasingkan dan dianggap sebagai sejarah semata dengan sisi gelap yang lebih ditonjolkan. Dengan ini banyak hukum-hukum Allah yang terabaikan. Padahal atauran yang diturunkan Allah mencakup seluruh lini kehidupan. Bahkan dapat dikatakan bahwa Allah memberi pengaturan mulai dari bangun tidur hingga membangun Negara.

Permusuhan front Barat jelas ditujukan kepada Islam yang hakiki karena tidak sejalan dengan kepentingan mereka. Adapun kelompok Islam moderat yang sejalan serta mendukung kepentingan imperialisme mereka justru menjadi bantuan bagi mereka untuk memisahkan Islam dari urusan duniawi.

Permusuhan dan upaya upaya Barat untuk menjatuhkan Islam hanya dapat dihentikan oleh khilafah. Karena khilafah dan khalifah merupakan pelindung/perisai umat Islam seluruh dunia. Khalifah mengurusi dunia (alam dan manusianya) menggunakan aturan dan hukum Allah.

 

Dalam khilafah lah umat Muslim mampu menjadi umat terbaik seperti pujian Allah dalam Surah Ali Imran ayat 110. Allah SWT berfirman:

 

كُنْتُمْ خَيْرَ اُمَّةٍ اُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُوْنَ بِا لْمَعْرُوْفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُوْنَ بِا للّٰهِ ۗ وَلَوْ اٰمَنَ اَهْلُ الْكِتٰبِ لَكَا نَ خَيْرًا لَّهُمْ ۗ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُوْنَ وَاَ كْثَرُهُمُ الْفٰسِقُوْنَ

“Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik.”

(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 110)

Wallahua’lam bishawab.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published.