Perempuan adalah Cerminan Ummat

المرأة مرآة الأمة
Mar’ah (Perempuan) adalah Mir’ah (Cerminan) Ummat

المرأة عماد البلاد إذا صلحت صلحت البلاد وإذا فسدت فسدت البلاد

Perempuan itu tiangnya suatu negara. Jika ia baik, maka suatu negeri itu pun akan baik. Jika dia buruk, maka suatu negeri juga akan rusak.

فقد فسد العصر لانحطاط فكرة الأمة، وفقد نظام الإسلام في الحياة، فلا تعيش المرأة إلا كضحية الرأسمالية و وتتناسى أنها مرآة الأمة

Zaman ini telah rusak, disebabkan kemerosotan taraf berfikir ummat dan hilangnya sistem Islam yang menaungi kehidupan. Maka wajar, jika perempuan di hari ini tak lain hanya menjadi korban (eksploitasi) sistem kapitalisme, dan seolah lupa bahwa dirinya adalah cerminan (baik buruknya) suatu Ummat.

أنى تصلح البلاد فإن مربيتها تكثر في تمتع الأغنية وتتكاسل في تدبر القرآن ومذاكرة الآحاديث النبوية!

Bagaimana mungkin bangsa ini akan baik, jika pendidiknya saja lebih sering menikmati musik serta lagu-laguan, tapi begitu malas untuk mempelajari hadits-hadits nabawiyah, juga mentadabburi Al-quran!

وأنى ستنجى الأجيال فإنها لاتخاف من الخلوة, وترغب عن كثرة الصلاة والقربة!

Bagaimana mungkin dia akan menyelamatkan para generasi, jika dia saja tak pernah takut dengan khalwat (bersama laki-laki ajnabi), tapi malah malas untuk memperbanyak sholat dan mendekat pada Illahi!

وأنى تتقدم الشعوب فإن همومها وغمومها مجرد بالجمال وغزول الرجال ولا تعتني بالمنهج النبوي لتربية خير الأجيال!

Bagaimana mungkin bangsa ini akan maju, jika galau dan gelisahnya hanya karena memikirkan kecantikan juga gombalan lelaki, tetapi malah tak memperhatikan metode Nabi dalam mendidik generasi terbaik untuk ummat ini!

وأنى تتخلص الأمة من قعر الجاهلية إن كانت رهبتها بالحضارة الغربية وتعمى عقولها عن عظمة الحضارة الإسلامية!

Bagaimana mungkin Ummat ini akan terlepas dari kubangan sistem jahiliyyah, sedangkan dia begitu silau dengan peradaban Barat, tapi justru buta dengan peradaban Islam yang megah!

وأنى تأتي همتها لنصرة الإسلام إن كان اطلاعها على الفنانة الغربية والشرقية أكبر من اطلاعها على سير الصحابيات وأمهات الأئمة!

Bagaimana mungkin ia memiliki ambisi besar tuk menolong agama Islam, jika yang dikonsumsi hanyalah artis-artis Barat dan Timur (Korea), tapi malah enggan tuk membaca shirah shahabiyyah juga ibunya para Imam!

وأنى تنجب العلماء والأئمة، فإنها لا تحفظ عزتها وكذلك العفة!

Bagaimana mungkin dia dapat melahirkan para ulama dan Imam, jika ia tak mau menjaga kehormatan juga kemuliannya!

وأنى تنجب الفقهاء والخلفاء فإنها تصرف مالها لتزيين نفسها بالحلية، ولا تحرص على حضور الحلقات لفهم ثروة الثقافة الإسلامية!

Dan bagiamana mungkin ia akan mencetak para faqih dan khalifah, jika ia menghabiskan banyak hartanya untuk berhias, tapi tidak punya semangat tuk mendatangi halaqah-halaqah demi memahami kekayaan Tsaqofah Islam!

وأنى تنجب القائدين الخاشعين لله فإنها ترغب في الحرية وترغب عن التقيد بالأحكام الشرعية!

Dan bagaimana mungkin ia akan melahairkan para pemimpin (panglima) yang takut serta tunduk pada Rabb-nya, jika ia sendiri sangat cinta pada kebebasan dan tak suka terikat dengan hukum syara’!

أيتها المسلمة إياك بالغفلة، فإنك المدرسة الأولى لأبنائك، فإذا أعدتت نفسك فقد أعدتت شعبا طيب الأعراق!

Wahai Muslimah janganlah kalian lalai! Ketahuilah, bahwa dirimu adalah sekolah pertama bagi anak-anakmu. Apabila kau mempersiapkan dirimu dengan baik, maka kau sedang menyiapkan sebuah peradaban yang baik!

#أزهرية_مبدئية
#وعي_التزام
#طلاب_من_أجل_الإسلام

#Azhariyah_Mabdaiyah
#Kesadaran_Komitmen
#Penuntut_Ilmu_Demi_Islam

 

Oleh: Qonita Fairuz Salsabilla

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *