Percaya Dirilah, Wahai Muslimah

Oleh: Rizkika (Aktivis Dakwah Remaja)

Akhir akhir ini siapa sih yang gak kenal kata “INSECURE”. Yaps, kata kata itu sering muncul dikalangan remaja, apalagi perempuan yang sering bandingin dirinya sendiri dengan orang lain yang sudah glowing atau memenuhi kata ideal menurut dia.

Apa sih sebenarnya kata insecure itu sendiri? Kalau kalian translatekan insecure artinya rasa tidak aman. Rasa tidak aman ini jika terjadi terus menerus akan cenderung membuat hidup dalam ketakutan sehingga memunculkan rasa tidak percaya diri.

Zaman sekarang banyak remaja, tentunya dari kalangan perempuan yang merasa insecure. Kenapa bisa begitu? Karena perempuan memiliki sifat yang cenderung emosional, segala ucapan yang tidak menyenangkan hati selalu dipikir dan membuat hati tersinggung. Ketika ada orang bilang “Ih kok gendutan” perempuan akan langsung berpikir bagaimana caranya agar fisiknya dapat dilihat ideal oleh orang lain tentunya dengan takaran standart manusia.

Dan faktanya ada banyak sekali remaja yang bela-belain gak beli makanan agar dapat skincare yang mahal, agar dapat nurunin berat badan dengan cepat. Tapi pada akhirnya, yang kena imbas mereka sendiri sampai menyebabkan kelaparan sampai ada yang meninggal. Naudzubillah Mindzalik.

Girls percaya deh, setiap kita terjun ke masyarakat. Mereka memiliki sudut pandang yang berbeda-beda tentang fisik yang ideal. Dan kita tidak bisa memaksakan atau merubah pandangan orang lain tentang kita. Kita hanya bisa mengubah pandangan kita sendiri tentang ideal menurut manusia atau menurut Allah.

Lalu seperti apa Islam memberikan solusi atas rasa insecure yang dialami remaja saat ini?

Jangan berpikir bahwa Islam hanya mengatur Shalat, Zakat, Haji, dan Puasa aja ya. Dalam pandangan Islam segala sesuatu/perbuatan dikembalikan kepada hukum Syara’ (Hukum buatan Allah bukan buatan manusia) dimana memandang segala sesuatu dari Halal atau Haram bukan dari sekedar materi saja.

Setiap orang diperbolehkan untuk merawat diri dengan tujuan menjaga kesehatan. Dan perlu kita tahu bahwa penilaian Allah itu jauh lebih berarti dari penilaian manusia dan Allah tak pernah memandang fisik kita, yang Allah lihat adalah ketaatan kita kepadaNya seperti hadits berikut :
Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Allah hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian.” (HR. Muslim no. 2564)

Nah, sekarang sudah taukan kalau jasad / fisik kita itu tak dilihat oleh Allah tetapi yang dilihat adalah hati dan amalan. Yuk kita menyibukkan untuk mempercantik hati dan amalan kita daripada menyibukkan mempercantik fisik, mempercantik fisik boleh saja tapi hanya boleh ditunjukkan kepada Mahram dan pasangan halal kita.

Seharusnya kita sebagai remaja muslimah, Apalagi sebagai orang Islam yang mempunyai iman sejak lahir. Karena kita lahir di keluarga muslim, itulah nikmat terbesar yang diberikan Allah hingga kita sampai saat ini masih memegang Islam sebagai agama. Dan harus kita luruskan bahwa islam itu sebagai pijakan atau pedoman hidup.

Maka dari itu, sebagai remaja milenial kita harus memegang agama Islam kuat-kuat, Jangan sampai hilang dari diri kita keimanan itu. Dan yang harus kita ingat bahwa Allah bersama orang-orang yang beriman. Tetaplah menjadi remaja yang mutiara Ummah dan jangan pernah ragu untuk memperjuangkan agama Islam dan menegakkan kebenaran. Wallahu a’lam bishawab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *