Pendidikan Islam Cahaya Bagi Generasi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Oleh: Najwa Nasita (Young Enterpreuner & Aktivis Dakwah Mahasiswi di Surabaya)

Semakin Modern, Semakin Bobrok!

Pendidikan di era milenial ini berkembang semakin pesat dan semakin modern. Kecanggihan teknologi pun semakin tinggi dan para praktisi pendidikan Harus mengikuti ritme sistem pendidikan yang kian melesat.

Pendidikan itu sejatinya menjadi salah satu pilar peradaban titik semakin baik pendidikan akan mengantarkan peradaban an-naml semakin baik pula titik jika sebuah peradaban tampak menghasilkan berbagai kerusakan, maka salah satu yang wajib di bedah adalah sistem pendidikannya.

Sebab, sistem pendidikan yang mengasah sumber daya manusia menjadi seperti apa. Dan sumber daya manusia ini yang kemudian hari akan menentukan warna peradaban.

Banyak perbuatan tak pantas, keliru bahkan kriminal yang dilakukan oleh orang-orang berpendidikan tinggi. Korupsi kolusi nepotisme, penyalahgunaan jabatan, intimidasi, pencitraan, dan politik uang. Adalah contoh perilaku buruk yang masih saja terjadi di ranah pemegang kekuasaan maupun partai politik yang notabene mereka berpendidikan tinggi.

Tak hanya itu, penipuan atau kecurangan, pemalsuan dan penggelapan uang hingga pembunuhan juga banyak dilakukan oleh kaum terpelajar. Faktanya semakin pintar para pelaku kejahatan tersebut semakin canggih pula modus dan cara-cara yang digunakan.

Di dunia pendidikan juga acap kali ternodai dengan beragam perilaku tak pantas titik perilaku yang baik dan plagiat seolah tak lazim di kalangan pelajar SD SMP hingga SMA dan perguruan tinggi. Siswa atau mahasiswa yang jujur Tak jarang harus menelan ludah menyaksikan teman-teman yang rajin menyontek justru meraih ranking atas.

Mengapa Demikian?

Hal yang mendasar di dunia pendidikan dan saat ini adalah sistem pendidikan yang berlaku di mayoritas negara. Hampir semua negara termasuk negeri-negeri muslim menerapkan sistem pendidikan sekuler. Sistem ini menganut prinsip dikotomi pendidikan agama dan pendidikan umum.

Sekulerisasi pendidikan ini membawa dampak pada persepsi dan perilaku yang salah, misalnya persepsi tentang kewajiban dakwah. Yang wajib dakwah itu ya para ustadz-ustadzah, pam kyai-bu nyai, muballigh-muballighoh. Sementara, aktivis mahasiswa, sarjana umum, ibu rumah tangga, pejabat, tak layak berdakwah.

Pendidikan di Masa Kejayaan Islam

Telah menjadi fakta sejarah bawa peradaban yang paling besar yang berhasil mengangkat kehidupan manusia dengan martabat kemuliaan yang paling tinggi adalah peradaban Islam. Peradaban yang dibangun atas fondasi Aqidah Islam yang kokoh ini mampu bertahan 1400 tahun.

Peradaban agung kaum muslimin di bawah petunjuk dan tuntunan Rasullulah saw itu bernama Khilafah islamiyyah. Sebab, Rasullulah saw menegaskan tidak ada lagi nabi sesudah beliau yang akan memimpin kaum muslimin, tapi yang ada adalah kaum muslimin yang akan dipimpin oleh para khalifah dalam sistem yang disebut Khilafah Islamiyyah.
Wallahua’lam Bishowwab

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on pocket
Pocket
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published.