Pemkot Medan Bentuk Tim Khusus Usut Perusakan dan Pencurian di Masjid Amal Silaturahmi

Medan- Perusakan dan pencurian di Masjid Amal Silaturrahim Jalan Timah Putih, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), pada Selasa (22/10/2019) malam, mendapat perhatian khusus dari Pemkot Medan. Saat ini, sudah dibentuk tim khusus untuk menangani masalah itu.

Camat Medan Area Hendra Asmilan mengatakan, tim yang dibentuk Pemkot Medan untuk menangani persoalan Masjid Amal Silaturrahim itu beranggotakan seluruh stakeholder. Beberapa di antaranya dari Forkopimda Kota Medan, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) dan FUI.

“Jadi unsur-unsur yang terlibat itu yang dinilai Pemkot Medan kompeten untuk menangani persoalan ini,” ujar Hendra Asmilan saat memantau warga yang berdemonstrasi terkait aksi perusasakan di masjid, di Medan, Jumat (25/10/2019).

Hendra juga berharap agar masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Seluruh warga harus menjaga agar situasi di Kota Medan tetap kondusif sambil menunggu penanganan dari polisi dan tim khusus dari Pemkot Medan. “Mari kita tetap menjaga situasi agar tetap kondusif sembari menunggu hasil dari tim yang sudah dibentuk,” ujar Hendra.

Kapolsek Medan Area Kompol Anjas Siregar yang ikut mendampingi Camat Medan Area menegaskan, kasus itu sudah dalam dalam penanganan Polrestabes Medan. Polisi sudah memeriksa sejumlah pihak baik dari pelapor dan terlapor.

Anjas juga meminta kepada semua pihak untuk mempercayakan kasus ini kepada kepolisian. Dia mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Mari kita jaga suasana Kamtibmas agar tetap kondusif. Terlebih saat ini sudah ada tim khusus yang dibentuk untuk menangani permasalahan ini,” katanya.

Sementara ratusan warga dari Aliansi Penyelamat Masjid Amal Silaturahim (APMAS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Rumah Susun Perumnas di Jalan Nikel, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Medan Area, Kota Medan. Dalam tuntutannya, massa meminta kepada pihak Perumnas untuk menjelaskan terkait penemuan barang-barang milik masjid di perumnas.

“Kami minta penjelasan dari manajemen Perumnas terkait barang-barang inventaris yang ditemukan petugas kepolisian di perumnas ini,” ujar salah satu orator aksi.

Perwakilan dari APMAS Affan Lubis meminta kepada polisi untuk mengusut tuntas aksi perusakan dan pencurian inventaris milik Masjid Amal Silaturahim. Pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Area.

“Kami juga meminta kepada petugas untuk menangkap aktor intelektual dari aksi ini. Kami sudah menyerahkan barang bukti kamera CCTV saat kejadian. Maka, tidak ada alasan bagi polisi tak mampu menangkap para pelaku,” kata Afffan. [] iNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *