Dorong Revolusi Industri, Kapitalisasi Sumber Daya Alam Semakin Kuat

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Oleh: Malinda (Pontianak)

 

Dalam mendongkrak Revolusi Industri 4.0, pembangunan serta pemanfaatan teknologi dan sumber daya alam semakin besar dalam menunjang pertumbuhan ekonomi. Dilansir dari Borneo24.com, menurut KADIN Kalbar calon ketua umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia periode 2021-2026 Arsjad Rasjid meyakini potensi Kalbar mampu mendongkrak Revolusi Industri “Potensi yang dimiliki Kalbar sangat menunjang Revolusi Industri 4.0 yaitu di mana teknologi membuka peluang investasi dari negara lain”. Selain itu beliau juga menambahkan bahwa ini dilakukan untuk memperkuat daerah dengan harapan dapat memperbanyak lapangan pekerjaan. Selain pengusaha-pengusaha daerah masuk ke bidang industri, lalu akan dijodohkan oleh pemerintah untuk menjadi pemegang saham sehingga investor akan masuk ke daerah tersebut. (29/05/2021).

Sekilas hal ini terdengar baik untuk disukseskan karena akan menambah penghasilan daerah melalui investasi dan menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Akan tetapi hal ini sebenarnya akan sangat merugikan. Pemanfaatan sumber daya alam melalui penanaman modal para investor bisa menjadikan kapitalisasi SDA akan semakin melebar. SDA akan terus dimanfaatkan secara maksimal tanpa memperhatikan kelestarian ataupun ketersediaan pada masa akan datang. Hal ini tentu saja hanya akan menguntungkan para penanam modal. Sistem ekonomi Kapitalisme hanya menjadikan keuntungan materi sebagai tolok ukur dalam pembangunan ekonomi.

Berbeda dengan ajaran Islam, Islam mengatur semua hal dalam semua aspek kehidupan termasuk dalam hal pengelolaan sumber daya alam (SDA). Dalam Islam, SDA termasuk ke dalam harta milik umum dimana dalam pengelolaannya diserahkan kepada negara bukan kepada individu apalagi investor asing. Hasil dari pengelolaannya akan digunakan untuk kesejahteraan rakyat misalnya dalam bidang pendidikan, kesehatan serta urusan lainnya yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat yang ada di dalam pemerintahan. Begitulah sempurnanya Islam dalam membangun Revolusi Industri tanpa mengorbankan kekayaan alamnya dijarah oleh para kapitalis. Maka sudah saatnya sekarang kita kembali ke sistem yang mengatur seluruh aturan kehidupan yaitu sistem Islam yang Rahmatan lil ‘alaamiin.

Wallahua’lam  bishawab.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *