Muslim Lives Matter

Oleh: Abu Mush’ab al-Fatih Bala

Dalam salahsatu hadisnya Rasulullah SAW pernah bersabda hancurnya Ka’bah di sisi Allah SWT lebih ringan dosanya daripada terbunuhnya seorang Muslim (HR An Nasai dan Turmudz). Itu satu bagaimana kalau jutaan?

Mereka yang dibunuh, direnggut kehormatannya, dirampas harta bendanya tanpa kemampuan untuk membalas. Harus hidup merana dalam isolasi para penjajah barat Kapitalis.

Muslim Palestina dipenjara Israel. Muslim Uighur disetrum. Muslim Myanmar ingin dibantai habis. Begitu lah ketika Kaum Muslimin yang menjadi korban, dunia seakan-akan buta.

Jutaan nyawa Kaum Muslimin itu seolah-olah tak sebanding satu nyawa George Floyd. Padahal ribuan bom berjatuhan di Afganistan, Irak, Suriah dan negeri kaum Muslimin lainnya.

Tiada amarah dunia mau pun pemimpinnya. Beda ketika bom Paris terjadi semua berkabung demi Paris.

Mengutuk pelakunya sebagai teroris besar dan bekerjasama untuk memerangi terorisme. Namun, mengapa dunia tidak mengutuk kebiadaban tentara zionis Israel, AS, Rusia dam sekutu-sekutunya.

Islam punya jasa yang besar bagi dunia. Negara Kaum Muslimin yaitu Khilafah Islam pernah menyelamatkan AS dan Eropa dari bencana kelaparan. The Great Hunger.

Karena menurut Muslim, nyawa manusia itu berharga. Human Lives Matter. Bagi Islam, menyelamatkan satu nyawa seperti menyelamatkan seluruh manusia.

Khilafah Islam pun pernah membuka rumah sakit gratis yang pasiennya banyak pula dari kalangan Non Muslim baik dari Timur atau Barat. Khilafah juga pernah menyelamatkan Kaum Yahudi yang eksodus.

Ketika mereka hampir saja digenosida di Spanyol karena kejamnya inkuisisi. Khilafah pun pernah membebaskan Mesir dari tirannya Imperium Romawi.

Kini jasa Islam tidak dibalas dengan baik. Jutaan kaum Muslimin meninggal namun tak ada negara demokrasi yang melindungi dan mengusir penjajah kapitalis Barat dari negeri-negeri Kaum Muslimin.

Kaum Muslimin pun tak ingin membuat kerusuhan seperti penjarahan massal di AS dan negera lain. Karena Kaum Muslimin meyakini tujuan tidak boleh menghalalkan segala cara.

Dakwah Rasulullah SAW di periode Makkah tanpa kekerasan walaupun ada nyawa kaum Muslimin yang dihilangkan. Kalau pun ada yang melakukan perlawanan bersenjata, itu adalah jihad membela kehormatan keluarga dan agama.

Dan sebagai bukti pembelaan diri dari serangan kaum kafir dan sifat hipokrit Barat. Islam sebagai Dakwah selalu tanpa kekerasan.

Itulah yang diakui para ahli sejarah yang Non Muslim sekali pun seperti Will Durrant, T.W. Arnold, dll. Islam telah mewarnai dunia dengan keamanan dan kesejahteraan.

Kaum Muslimin akan memperjuangkan fase Madinah yang kedua. Khilafah alaa Minhajin Nubuwaah As Tsaniyah yang akan mengisi dunia ini dengan perdamaian dan kesejahteraan. Sistem ini akan menghapus kekerasan antar ras, perampokan SDA, korupsi, kemiskinan, kesenjangan sosial dll. []

Bumi Allah SWT, 13 Juni 2020

4 thoughts on “Muslim Lives Matter

  • 13 Juni 2020 pada 21:05
    Permalink

    Mantap, semoga tetap menginspirasi umat

    Balas
  • 13 Juni 2020 pada 21:14
    Permalink

    Alhamdulillah semoga tetap istiqomah. Dan adminnya dapat amal jariyah

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *