Merombak Kurikulum, Merupakan Wujud Nyata Untuk Menghapus Khilafah dari Ajaran Islam

Oleh: M. Azzam Al Fatih (Pemerhati Politik, Gunungkidul- Yogyakarta)

Seperti yang kita ketahui bahwa Menag melalui ditjen pendidikan berencana merubah kurikulum pendidikan agama. Yang mana proyek ini ditargetkan selesai bulan Desember. Dengan harapan pada tahun ajaran yang akan datang sudah menggunakan kurikulum baru.

Tapi anehnya, kurikulum yang menjadi proyek besar rezim, hanya tertuju pada pendidikan agama Islam.
Menurut informasi yang saya dapat, diantara ajaran Islam yang dipermasalahan tentang Khilafah, yang katanya khilafah sudah tidak relevan. hal ini juga diperjelas oleh ketua PBNU, said Aqil Siradj, yang selama ini begitu getol menolak Khilafah dan memusuhi para pengemban dakwah, said Aqil Siradj menyatakan bahwa Khilafah sudah basi, nggak usah dibicarakan. Semua telah menolak Khilafah, seperti Pakistan dan Saudi.

Sangat jelas, proyek perombakan kurikulum merupakan wujud untuk menghapus Khilafah dari ajaran Islam, yang mereka anggap mengancam kesatuan bangsa ( menurut pikirannya). Selain Khilafah, ajaran Islam yang dianggap merusak negeri juga akan dihapus.

Padahal jelas, dalam ajaran Islam tidak ada satupun yang mengajarkan merusak suatu negeri. Islam sangat menjunjung tinggi rasa persaudaraan dalam dekapan ukhuwah Islamiyyah. Hal ini juga diperjelas bahwa tidak ada sejarah Islam yang menyatakan untuk saling bercerai – berai. Islam pun juga sangat menjunjung tinggi saling menghormati dan menghargai. Semua ini didapatkan dalam kitab shiroh nabi SAW.

Sebenarnya apa yang mereka lakukan terhadap ajaran Islam, merupakan wujud kebencian terhadap islam. Dimana satu persatu ajaran Islam mulai dipermasalahkan. dari masalah celana cingkrang, cadar, berucap salam untuk semua agama bagi umat Islam hingga masalah menjaga hubungan dengan lawan jenisnya. Yang pada akhirnya mereka mempermasalahkan tentang kurikulum pendidikan agama harus dirombak. Karena Rezim beranggapan bahwa dengan merubah kurikulum pendidikan agama. Otomatis, rezim sangat mudah untuk menjauhkan ajaran Islam dari umatnya. Menurut pemikiran dangkalnya tersebut, mereka bisa menghalang – halangi tegaknya daulah Khilafah Islamiyyah dan dengan mudah pula mereka membumihanguskan Islam di negeri ini, seperti halnya kaum muslim Uighur, Kashmir, Palestina, Suria dan beberapa negeri muslim lainya. kaum kafir tidak akan tinggal diam sebelum umat muslim mengikut langkah – langkah mereka. Sebagaimana Firman Allah SWT surat Al Baqarah ayat 120.

وَلَنْ تَرْضٰى عَنْكَ الْيَهُوْدُ وَلَا النَّصٰرٰى حَتّٰى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ اِنَّ هُدَى اللّٰهِ هُوَ الْهُدٰى ۗ وَلَىِٕنِ اتَّبَعْتَ اَهْوَاۤءَهُمْ بَعْدَ الَّذِيْ جَاۤءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللّٰهِ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا نَصِيْرٍ

“Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya).” Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada bagimu pelindung dan penolong dari Allah SWT”.

Sungguh, kayak kafir dan munafik telah bersatu untuk memberangus Islam di muka bumi ini.
Oleh karena itu, tak ada kata selain lawan, tak ada action selain berjuang, tak ada kemuliaan kecuali membela agama Allah SWT, Maju dan terus lawan kezholiman. Khilafah adalah ajaran Islam yang wajib diamalkan dan diwujudkan secara nyata. Khilafah adalah warisan Rosululloh SAW yang wajib dipertahankan. Khilafah adalah cita – cita tertinggi umat Islam, dengannya akan menerapkan hukum Islam secara kaffah yang membawa Rahmat seluruh manusia.

Janganlah sesekali diam, sebab kaum kafir dan munafik akan merasa jumawa atas keberhasilannya untuk menghapus khilafah dari ajaran Islam. Teruslah dan jangan berhenti untuk menyampaikan Khilafah sampai umat Islam paham akan pentingnya perkara ini. Semoga langkah dan perjuangan untuk menegakkan agama Allah SWT menjadi hujjah di hadapanNYA. Aamiin ya rabbal Alamin. []

Wallahu’Alam Bhishowwab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *