Mencari Madrasah yang Terbaik bagi Generasi Quran

Oleh : M Azzam Al Fatih (Pemerhati umat dan aktivis dakwah)

Tahun ajaran baru telah tiba dengan ditandai informasi penerimaan siswa baru yang dilakukan oleh kementerian pendidikan, pemuda dan olah raga. Di mana dinas terkait telah mengeluarkan surat edaran No 4 tahun 2020 terkait pelaksanaan kebijakan pendidikan di masa pandemik virus Corona. https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.pendaftaranonline.web.id/2015/07/pendaftaran-online-siswa-baru.html&ved=2ahUKEwi_v5KLyujpAhVX7XMBHVnYAIYQFjAAegQIBRAC&usg=AOvVaw2uKqoBmZK5M48XSK7T4uPu

Sudah sewajarnya sebagai orang tua memilih dan mencarikan pendidikan yang terbaik bagi putra – putrinya agar memiliki bekal kehidupan yang akan datang. Memilih dan menyeleksi satu persatu dari sekolah yang satu ke yang lainya. Terlebih proses penerimaan siswa via online yang tentunya membuat orang tua extra selektif. Sebab pihak orang tua belum tau betul proses dan kelebihan maupun kekurangan lembaga sekolahan terkait.

Hal ini dilakukan karena pendidikan merupakan suatu perkara penting bagi ananda. Sesekali salah dalam menentukan lembaga tentu akan berakibat buruk bagi kehidupan di masa yang akan datang, baik dunia maupun akhirat.

Dunia, dengan berbekal ilmu, mendapatkan informasi, mengubah pemikiran, menjadikan makin pede, berkomunikasi dengan baik, dapat membedakan baik dan buruk, serta dapat mengatur emosinya. Sehingga manusia itu dapat menentukan arah kehidupan yang lebih baik. Yang dapat membahagiakan dirinya dan keluarga.

Akhirat, dengan berbekal ilmu yang dapat membedakan halal dan haram disegala aktivitas kehidupan dengan menstandarkan syariat islam sebagai tolok ukur perbuatan. Sehingga setiap manusia mengarungi kehidupan dunia ini sesuai dari yang Allah SWT kehendaki yaitu melaksanakan perintah dan menjauhi segala larangan-NYA. Dengan demikian, dirinya berhak mendapatkan pahala dan layak menjadi penghuni Surga yang Allah sediakan.

Namun dalam kehidupan saat ini, di mana hidup dibawah sistem kufur ” demokrasi”, tentu sangat sulit. Hampir sekolah negeri atau lembaga pendidikan tidak ada yang dapat memberi kebahagiaan dunia dan akhirat. Sebab dalam demokrasi hanya menerapkan sistem pendidikan sekulerisme yang memisahkan agama dari kehidupan. Mengedepankan ilmu dunia yang mengantarkan pada bab dunia berupa ekonomi. Pada intinya tujuan dari menuntut ilmu hanyalah mencari penghidupan dunia berupa materi. berfikir bagaimana mendapatkan pekerjaan setelah lulus dari sekolah.

Lebih ngerinya lagi ketika menuntut ilmu tidak diimbangi ilmu agama, maka dalam mendapatkan materi pun asal dapat. Tidak menghiraukan halal dan haram. Dengan mencuri, korupsi, merampok dan lain – lainya. Maka wajar di negeri kita banyak koruptor yang menjarah harta negara.

Lalu, bagaimana mencari madrasah terbaik bagi ananda kita agar mereka dapat mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Pendidikan yang dapat memberikan kebahagiaan dunia dan akhirat hanya terdapat dalam sistem pendidikan Islam. Pendidikan yang mengedepankan staqofah Islam, memahamkan Islam secara menyeluruh dari akar sampai daunya. Tentunya orang yang paham Islam secara mengakar, baik agidah, syariat, dan juga kewajiban dakwah. Dia senantiasa terjaga dari perbuatan-perbuatan yang dilarang agama. Sebab halal dan haram menjadi tolok ukur setiap perbuatannya. Dalam bekerja, wirausaha, atau pekerjaan yang lain tetap mengedepankan syariat agama sebagai standar perbuatannya. Bahkan hal inipun mempengaruhi prilakunya, akhlaq terjaga. Lebih beradab, bagaimana menghargai orang muda dan menghormati yang lebih yang tua. Tutur katanya lembut, perilakunya sopan dan lebih tenang dalamu mengatur emosinya.

Dengan demikian pendidikan islamlah yang dapat menjamin kebahagiaan dunia dan akhirat. Maka madrasah yang terbaik bagi putra – putri kita hanya pendidikan Islam.

Namun sistem pendidikan Islam tidak akan terwujud dalam sistem demokrasi. Sebab demokrasi hanya menerapkan sistem pendidikan sekulerisme yang menjadi penopang hidupnya sistem kufur ini.

Sistem pendidikan Islam terwujud manakala ada sistem pemerintahan yang islami pula. Yang mengatur sesuai dengan syariat Islam secara kaffah. Di mana sistem ini yang menerapkan dan menetapkan Al Qur’an sebagai standar pendidikan bagi umat.

Dengan demikian kebahagiaan dunia dan akhirat akan diraih. Terlepas dari itu, negara pun terasa nyaman, makmur, sejahtera, dan damai. sebab dari individu – individunya sudah terbentuk manusia yang bertaqwa kepada Allah SWT buah dari pendidikan Islam yang diterapkan oleh sistem pemerintahan Islam.

Wallahu’Alam Bhishowwab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *