Memory

Oleh : Widi Yanti

Ingatanku melayang menelisik waktu
Puluhan tahun silam
Griya menjadi tempat nyamanku
Bersama dua manusia istimewa
Beliau berdua adalah kakek dan nenek

Sosok sepuh yang senantiasa sabar membersamai masa kecilku
Tiada sanggup ku membalas budi mereka

Tutur kata lembut syarat akan makna
Gemi, setiti, nastiti, gemati lan ngati-ati
Meski beliau berdua telah tiada
Namun nasehatnya tak lekang oleh zaman
Bekal ilmu berumah tangga
Manajemen keuangan keluarga

===================

Gemi = hemat. Suatu sikap selalu bersyukur atas rizki yang diterimanya.

Setiti = ingat. Berusaha untuk mengingat kebaikan orang lain. Sehingga memotivasi untuk berbuat baik kepada siapapun. Termasuk dalam bersedekah.

Nastiti = cermat. Kata nastiti hampir sama dengan gemati. Kalau gemati cermat dalam menjaga dan memelihara agar barangnya lebih awet. Maka nastiti adalah cermat dalam menghitung penghasilan, agar tidak sampai thekor (nombok). Syukur-syukur bisa menabung.

Ngati-ati = berhati-hati. Mengingat bahwa ditempat yang serba baru. Rumah, tetangga, kebiasaan, tempat, dan suasana baru, maka mereka berusaha berhati-hati dalam segala hal. Misalnya, dalam tutur, sapa sangat dijaga, agar tidak menyinggung perasaan. Tidak asal bicara kalau tidak tahu dan tidak diminta.

Nastiti memiliki makna berhati-hati sekali. Sikap nastiti ini berhubungan erat dengan penggunaan harta benda. Untuk mampu
bersikap nastiti, dituntut bersifat jujur, dapat dipercaya. Seorang wanita
dalam hal menggunakan harta benda keluarganya, dituntut bersikap hati-hati.
Pengeluaran uang sebaiknya sesuai dengan keputusan keluarganya, sehingga dapat
mempertanggungjawabkan ketika suami memintanya. Wanita memakai harta bendanya
tanpa kontrol, akan menepiskan kepercayaan suami dan dapat menyebabkan keadaaan
rumah tangga goyah.

#nubar
#nulisbareng
#level3
#berkreasilewataksara
#menulismengabadikankebaikan
#week3
#RNB6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *