Keyakinan Membawa Kebahagiaan

Oleh: Ilma Althafunnuha (Santri Ma’had Darul Bayan Sumedang)

 

Terkadang kita merasa ragu atas apa yang kita pilih dan kita yakini terkait apa yang kita ingin capai, terutama dalam meraih cita-cita. Memang benar keyakinan itu bisa naik-turun alias bertambah dan berkurang, tapi apakah kita pantas untuk ragu dalam memilih dan menentukan apa-apa yang ingin kita capai sementara di sisi lain masih ada sang pemutus perkara terbaik? Sang pencipta dan pengatur? Ingatlah, kita tidaklah sendiri, ان الله معنا! Kita punya Allah yang maha mengetahui apa saja yang kita butuhkan dan kapan saat yang tepat kita membutuhkannya. Cobalah kawan, yakinlah bahwa dengan keyakinan yang kuatlah kepada Allah yang akan membuat kita bahagia dan tenang dalam menentukan setiap keinginan dan cita-cita yang ingin kita raih.

Ada yang tau kata-kata motivasi dari Umar bin Khattab? Kurang lebih beliau berkata “Hatiku merasa tenang ketika aku mengetahui bahwa apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku dan apa yang menjadi takdirku tidak akan pernah melewatkanku.” Itulah rahasia Umar yang membuatnya merasa tenang dan bahagia dalam hidupnya, keimanannya yang kuat terhadap takdir Allah. Karena ia tau, bahwa keputusan dari Allah lah yang terbaik. Nah kawan, yakinlah dengan pilihan yang terbaik dari Allah atas cita-cita kita atau keinginan kita yang lain. Tapi bukan berarti kita hanya duduk santai dan diam saja menunggu ketetapan yang terbaik dari Allah tanpa mau melakukan usaha dan kaidah sababiyahnya, karena tetap selain Allah memerintahkan kita untuk beriman (yakin 100%) terhadap takdir Allah, Allah juga memerintahkan kita untuk berusaha dan melakukan kaidah sababiyahnya dengan memberikan yang terbaik dari kemampuan yang telah Allah anugerahkan kepada kita, sementara hasilnya Allah lah yang menentukan, Allah berfirman: ان الله لا يغيرما يقوم حتى يغيروا مابانفسهم

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri” (Q.S Ar-Ra’d : 11)

Jadi, tetap berusaha dengan keyakinan penuh bahwa Allah melihat usaha kita. Lalu, bagaimana cara kita tahu itu yang terbaik dari Allah? Tidak lain dengan meminta petunjuk kepada Allah apakah cita-cita yang kita pilih adalah sesuai dengan kerindhoan-Nya dan yang terbaik untuk kita atau tidak? Bisa dengan melakukan sholat istikharah, yaitu shalat untuk meminta diberikan pilihan yang terbaik. Yakinlah dengan keyakinan 100% kepada Allah subhanahu wa ta’ala sang pemberi keputusan yang terbaik, maka hidup kita akan bahagia dan tenang.

Bukankah kita yakin bahwa pertolongan dan kekuasaan tuhan kita luar biasa dan tidak terbatas, jika kita masih ragu dengan kekuasaan Allah SWT, maka keimanan kita yang harus dipertanyakan, jika kita amat yakin dengan hebatnya kekuasaan Allah maka sebesar itu lah keimanan kita kepada Allah. Karena kuatnya keyakinan kita pada Allah menunjukkan sekuat itulah keimanan kita. Mungkin kita pernah berkata “Ya Allah, selemah itu kah imanku?” Nah, itu pasti membuat kita galau karena kita pasti ingin memiliki keimanan yang kuat kepada Allah sebagai bukti bahwa kita ingin menjadi hamba yang dicintai Allah. Maka dari itu, marilah kita bersama-sama untuk senantiasa menjaga keimanan dan keyakinan kita agar tetap yakin kepada Allah dan istiqomah di dalamnya.

يا مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك و على طاعتك

Wallahua’lam bishawab.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *