Kedubes Republik Islam Iran di Jakarta: Kami Akan Balas Terror Ini!

Teheran- Suara Inqilabi- Komandan Brigade Quds Garda Revolusi Iran Mayjen Qassem Soleimani dan  Wakil Komandan Hashd al-Shaabi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis yang tewas dalam serangan Amerika Serikat di Baghdad, Jumat dinihari lalu (3/1) adalah tokoh utama perang melawan teroris.

Pembunuhan yang dilakukan Amerika Serikat terhadap mereka berdua dan beberapa pejabat lain dalam serangan itu adalah tindakan biadab dan merupakan pelanggaran terhadap berbagai hukum internasional yang berlaku.

Demikian disampaikan Kedubes Republik Islam Iran di Jakarta dalam keterangan yang diterima redaksi beberapa saat lalu (Senin sore, 6/1).

“Kami mengutuk aksi Amerika Serikat yang meneror Mayjen Qasem Soleimani yang merupakan simbol dan pahlawan anti terorisme dan radikalisme di kawasan Timur Tengah. Jasa, pengorbanan, keberanian dan keahlian Mayjen. Soleimani dalam memerangi ISIS dan kelompok takfiri di Suriah dan Irak merupakan bagian dari sejarah kontemporer yang tak akan terlupakan,: tulis keterangan itu.

Tindakan keji tersebut adalah serangan teror terhadap pejabat resmi Republik Islam Iran dan merupakan bentuk nyata dari aksi terorisme yang berbasis pemerintahan atau terorisme negara.

“Berdasarkan pernyataan pejabat tinggi Irak, pasukan asing (pasukan AS) melakukan aksi teror terhadap Mayjen. Qasem Soleimani saat berkunjung ke Bagdad sebagai tamu resmi negara dan tindakan ini adalah sebuah pelanggaran kedaulatan negara Irak sebagai negara yang berdaulat,” sambung keterangan itu lagi.

Selanjutnya disebutkan, tindakan jahat yang dilakukan atas konsultasi dan provokasi Rezim Zionis Israel adalah sebuah kesalahan strategis yang akan berujung pada peningkatan rasa ketidakamanan di kawasan.

“Aksi teror ini juga bertentangan dengan komitmen internasional AS dalam memerangi terorisme dikarenakan AS dengan tindakan kejinya sedang melawan orang-orang dan pihak-pihak yang berperang dengan kelompok teroris,” tulis keterangan itu lagi.

Kedubes Iran mengatakan, kematian Mayjen. Soleimani tidak menghentikan perwalawanan terhadap terorisme dan ekstrimisme di kawasan tetapi akan memperkuat pohon muqawama di kawasan dan dunia.

“Republik Islam Iran akan mengerahkan seluruh kapasitas politik, hukum dan internasionalnya untuk membalas teror jahat ini. Iran tidak akan terpancing oleh perkembangan situasi dan akan memberikan pembalasan yang tegas pada waktu dan tempat yang diharapkannya,” demikian disampaikan. [] Sumber: Rmol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *