Kediktatoran Rektor IAIN Kendari Diduga Terjangkit Virus Sekularisme

Oleh : Muhammad Diki Wahyudi

Kampus adalah tempat meimba ilmu, tempat bertukar pemikiran dan beradu ide.
Kampus adalah tempat mahasiswa mengekspresikan karyanya sebagai kontribusi terhadap bangsa.
Kampus adalah sarana guna menghasilkan mahasiswa cerdas,gemilang,islami, mandiri serta lahirnya pemikir masa depan bangsa dan calon pemimpin yang akan mencerdasakan kehidupan bangsa.

Namun…
Berbeda dengan kampus IAIN kendari, latar belakangnya kampus Islami, namun ternyata apalah daya islam itu hanya dijadikan simbol faktanya islam dijauhkan dari kehidupan.

Sungguh aneh jika ada kampus islami namun rektornya menentang ajaran islam, sebagaimana kediktatoran rektor IAIN KENDARI.

Kediktatoran rektor kampus IAIN Kendari kini diduga erat kaitannya bersekongkol dengan rezim tirani anti islam, diduga erat terjangkit virus sekularisme sehingga membuat kawan seperjuangan kita saudara Hikma Sanggala diDropOut dari kampus dikarenakan aktif dikampusnya menyuarakan islam, memperjuangkan Islam, menyuarakan Khilafah. Padahal saudara hikma sanggala adalah nagian dari mahasiswa berprestasi, bahkan menjadi lulusan terbaik difakultasnya.

Virus ini lebih berbahaya dari virus corona, sebab virus ini adalah virus sekularisme-demokrasi serta dibumbui liberalisme yang dimana virus ini akan meninpa para pejuang islam lainnya, bahkan mencitra burukkan islam dikampus-kampus.

Sudah saatnya kita lawan virus sekularisme dengan obatnya / anti-virus yaitu kebenaran/ Islam, sebab tugas kita sebagai mahasiswa ialah harus seperti Hikma Sanggala yang senantiasa menyuarakan kebenaran, yang menjadi Agent Of Change, beliau mengajarkan kita bahwa perjuangan peneggakkan syariah dan khilafah itu adalah kewajiban agung atau kewajiban tertinggi sebagai mana Rasulullah dahulu awal berdakwah dengan mendirikan negara dengan konsep penerapan metode revolusioner, yaitu menjadikan AlQur’an sebagai pedoman untuk mengatur hidup manusia dalam pemerintahan atau negara yang dinamakan khilafah.

Sudah saatnya ummat sadar bahwa virus sekularisme itu lebih berbahaya dari virus corona dan tidak ada obatnya selain Islam, maka wahai saudaraku kembalilah kalian kepada jalan Islam agar kita semua hidup sejahtera.

Takbir!!!!

#KamiBersamaHikmaSanggala
#HikmaSanggalaIstiqomahlahDalamPerjuangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *