Kasus Covid Meningkat, Islam punya Solusi

 

Kebijakan pelonggaran PSBB ternyata semakin berisiko penyebaran covid-19 di sejumlah daerah di Indonesia. Saat ini jawa timur menduduki tingkat tertinggi di Indonesia, sehingga aktivitas di beberapa daerah masih berisiko tinggi penyebaran covid-19, ini karena ketidakdisiplinan dalam menerapkan protocol Kesehatan. Di jawatimur penyebaran masih tinggi dengan 413 kasus baru, kemudian di susul DKI Jakarta 223 kasusu baru, juga Sulawesi selatan 195 kasus baru, jawa tengah 110 kasus baru, bali 91 kasus baru dan jawa barat 88 kasus baru. Kasus akan menurut jika masyarakat mau disiplin dan ketat menjalankan protocol Kesehatan, agar aman dari penularan covid-19.

Masih enggak memakai masker dan masih berkerumun tanpa menjaga jarak, juga tidak cuci tangan secara sering dengan sabun.

Berdasarkan datanya, hingga hari ini saja, penambahan jumlah positif baru covid-19 mencapai 62.142. yang dinyatakan sembuh 28.219 dan meninggal 3.089. (vivanews, sabtu, 04/07/2020)

Pemerintah mengatakan anggaran Kesehatan untuk penanganan covid-19 yang sebesar Rp87,55 triliun tidak akan bertambah hingga akhir tahun walaupun kasus positif covid-19 saat ini semakin banyak dengan jumlah penambahan rata-rata per hari di atas 1000 kasusu.

Pemerintah beranggapan naiknya kasus hanya karena tes yang semakin massif, banyak karena tidak diputusnya rantai sebaran. Seolah sesuatu yang wajar, bahkan prestasi pemerintahan yag menunjukkan sudah dilakukan tes ke lebih banyak orang justru program pelonggaran PSBB lah yang seharusnya dievaluasi. Dan pemerintah segera membuat terobosan penanganan termasuk meningkatnya anggaran penanganan,

Bagaimana Islam dalam menangani wabah?

Wabah yang melanda dunia merupakan qodha Allah SWT. Wabah bisa terjadi kapan saja dan dimana saja sesuai kehendak Allah, karena nya sikap sebagai serorang muslim seharusnya, ridho atas keputusan Allah SWT.

Kemudian seorang muslim harus instropeksi karena sebab datangnya wabah bisa jadi karena dosa manusia atau kesalahan manusia. Saat wabah menimpa maka kita harus berikhtiar untuk mengatasinya. Solusi islam yaitu harus memperhatikan kaidah Syariah dan kaidah kausalitas, sehingga solusi islam nukan hanya teknis tapi terdapat solusi paradigmatik.

Solusi islam merupakan solusi yang akan menyelesaikan masalah-masalah dunia, sementara di akhirat kita akan mendapatkan pahala. Jika solusi yang tidak mungkin akan menyelesaikna masalah dunia, tetapi diakhirat tidak ada bernilai apa-apa.
Islam menghadapi wabah dengan mengurusi dan mengayomi rakyat, wajib menjaga nyawa manusia.

Mekanisme anggaran yang fleksibel dan cepat dalam penanganan masalah, kebijakan praktis yang dilakukan khilafah dalam berbagai sisi, pertama dari sisi negara yaitu menetukan tes dan melacak virus wabah dengan cepat, sehingga dalam penanganan wabah corona ini butuh kecepatan dalam tes, jika tidak cepat maka berarti negara membiarkan masyarakat lebih banyak terkena wabah serta akan lebih banyak yang meninggal.

Selanjutnya pusat sebuah wabah harus segera ditentukan dan menjaga nya agar tidak meluas, maka daerah yang terkena wabah harus secepatnya diisolasi agar wabah tidak menyebar ke tempat lain, tidak boleh ada yang keluar masuk daerah tersebut hal ini telah disampaikan oleh Rasulullah saw: “jika kalian mendengar wabah terjadi di suatu wilayah, janganlah kalian memasuki wilayah itu. Sebaliknya, jika wabah itu terjadi di tempat kalian tinggal, janganlah kalian meninggalkan tempat itu.” (HR al-Bukhori). Semua ini akan efektif jika yang memutuskan dan menjalankan itu negera.

Berikutnya negara menjamin semua kebutuhan dasar masyarakat yang diisolasi, karena Ketika diisolasi pastinya masyarakat tidak dapat mencari nafkah sehingga akan berdampak pada kelaparan sampai menyebabkan kematian, sehingga negara Ketika melakukan isolasi makaharus menjamin semua kebutuhan masyarataknya, jika negara tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakatnya maka mereka tidak akn bisa patuh pada aturan yang ada.
Terakhir, merawat, mengobati dan melayani orang yang sakit di dalam daerah yang terkena wabah.

Masyarakat yang sakit harus segera di obati agar menyebaran wabah tidak terjadi. Negara juga harus memiliki peta daerah sehingga dapat dengan baik menangani wabah, jangan biarkan daerah yang tidak terkena wabah mauk ke dalam daerah yang terkena wabah.

Negara juga harus melakukan peningkatan dan memperkuat system kesehatn diantaranya : fsilitas Kesehatan, obat-obatan, SDM dan lainnya.

Pelayanan Kesehatan merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang harus di sediakan oleh negeri dengan kualitas yang terbaik, sesuai dengan zaman nya. Kemudian mendorong para imuan untuk segera mugkin menemukan obat atau vaksin dengan cepat. Kesehatan didalam islam merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang dimana harus disediakan secara gratis baik Ketika ada wabah maupun tidak ada wabah.

Kedua dari sisi rakyat, harus mentaati peraturan yang telah diputuskan khalifah. Masyarakat yang taat akan terhindar dari wabah dan akan memutuh mata rantai wabah tersebut, sabra dan ikhlas Ketika di timpa musibah, saling membantu satusama lain karena dorongan iman.
Ini lah solusi yang diberikan oleh islam terhadap wabah. Masyarakat dan negara akan mendapat pahala yang besar karena ikhtiar dan sabar. Wallahu a’lam bishowab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *