Ibuku Sayang Ibuku Malang, Ibuku Mulia Dengan Syariat Islam

Oleh: Wini Andriyani (ibu Rumah tangga)

 

Setiap tanggal 22 Desember kita kenal sebagai peringatan hari ibu, dimedia sosial kita bisa saksikan berbagai foto dan video bentuk ekspresi anak menujukan kecintaan kepada para ibu, disamping moment- moment yang  membahagiakan, di sisi lain kita juga jadi teringat beberapa catatan kelam  yang menimpa para ibu. Beberapa waktu yang lalu kita dikejutkan kembali oleh tindakan kriminal yang dilakukan oleh seorang ibu yang membunuh tiga anak kandungnya di kepulauan Nias, Menurut Humas Polres Nias, motif pelaku melakukan pembunuhan tersebut dikarenakan faktor himpitan ekonomi.” kesulitan mencari nafkah sehari-hari,” ujarnya (Tribunnews.com) Apakah. benar kemiskinan menjadi penyebab utamanya ?

Kemiskinan memang sering kali dituduh sebagai penyebab yang melatarbelakangi kejadian  kriminal, padahal kalau kita cermat memahami fakta, kemiskinan hanyalah dampak diterapkannya sistem yang salah yaitu sistem demokrasi kapitalis yang diterapkan saat ini, telah gagal mengelola kekayaan alam yang melimpah, pada faktanya kekayaan alam ini hanya terkumpul pada segelintir orang, para pemilik modal yang berada di lingkaran kekuasaan dan kita kenal sebagai dinasti politik. Sistem ini telah gagal dalam mendistribusikan keadilan dan kesejahteraan pada rakyatnya justru  banyak melahirkan banyak keluarga miskin yang tidak dapat bertahan hingga terjerumus kepada solusi yang salah berupa kejahatan dan pelanggaran.

Sungguh malang nasib ibu dalam sistem kapitalis ini, dia tidak dapat menikmati perannya dengan baik, jadilah fungsi ibu sebagai beban yang menyesakkan karena ibu harus juga berperan menghilangkan himpitan ekonomi.

Bagaimana agar Para ibu bisa menjalani hidup sesuai fitrahnya secara sempurna dan anak-anak mendapatkan haknya secara baik. Solusinya ialah dengan cara meninggalkan sistem yang menyengsarakan ini dan beralih kepada sistem yang dapat mensejahterakan yakni sistem islam yang menerapkan syariat islam secara kaffah

Sistem ekonomi Islam yang diterapkan negara akan mengelola sumber daya alam milik umum seperti  hutan, barang tambang dan sebagainya  dan hasil dari pengelolaannya digunakan untuk mensejahterakan rakyat dalam bentuk pendidikan, kesehatan, keamanan dan fasilitas  umum yang baik secara cuma-Cuma. Dengan sistem Islam akan lahir para ibu yang kuat iman dan siap menjalani kehidupan yang bahagia tanpa peran ganda penopang utama ekonomi keluarga. Dan Negara akan selalu hadir dan dirasakan perannya oleh seluruh rakyat termasuk kaum ibu, segala kebijakan yang diterapkan negara akan senantiasa mengacu pada fungsinya sebagai raa’in dan junnah (perisai) penanggungjawab, pemelihara dan pelindung rakyat.

 

Wallahualam a’lam bishawab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *