Darurat Zina Sudah Tak Terbendung: Wahai Raynhard Ada Apa Denganmu?

Oleh: Desi Wulan Sari (Aktivis Muslimah dari Bogor)

Kabar menghebohkan datang dari Inggris. Seorang pelajar WNI menjadi tersangka perkosaan berantai terbesar sejagad inggris.
Reynhard Sinaga, nseorang pria asal Indonesia, dijatuhi hukuman seumur hidup oleh Pengadilan Manchester, Inggris dalam 159 kasus perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban pria, selama rentang waktu dua setengah tahun dari 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017. Cara-cara yang digunakan dalam menjebak korbannya dengan membius mereka hingga tak sadarkan diri. Para korban yang terlihat rapuh diajak dan dibujuk untuk ikut ke apartemennya. Saat itulah ia melakukan aksi bejat nya berulang Kali (kompas.com, 6/1/2020).

Fakta viral terkait kerusakan moral dan melemahnya keimanan seseorang menjadi bukti nyata bahwa berbagai perzinahan dan penyimpangan seksual seperti L9BT atau apapun bentuknya, sudah tidak dapat dibantah lagi bahwa negeri ini bahkan dunia sudah berada diatas ambang darurat zina yang sangat memprihatinkan. Naudzubillahimindzaliik.

Tentu kejahatan yang dilakukan seorang Reynhard tidak datang begitu saja, tiba-tiba dia menjadi seorang predator seks dunia yang mengerikan. Pasti kepribadian itu terbentuk akibat efek-efek spiritual dengan meninggalkan agama, faktor psikologis, pengalaman masa lalu, lingkungan, dan kesempatan merupakan faktor penyumbang sebuah karakter rusak didalamnya. Hati yang koaong tanpa keimanan seperti Raynhard, ketika mendengar hukuman seumur hidup yang dijatuhkan padanya di terima tanpa ada ekspresi penyesalan ataupun sedih yang ia perlihatkan dalam persidangan. Tetapi ia malah menolak semua tuduhan tersebut dengan dalih kegiatan seksual itu dilakukan atas dasar suka sama suka.

Dengan kejahatan begitu besar, tanpa rasa bersalah, tanpa ekspresi apapun menandakan bahwa Reynhard adalah seorang psikopat. Sangat di pastikan orang-orang seperti ini telah meninggalkan agama dan menggadaikan keimanannya demi sebuah angan-angan semu dan rusak yaitu sekuleris yang diciptakan manusia demi kekuasaan dan keuntungan dalam mengontrol kerajaan kapitalis semata.

Kenyatannya, kasus ini membuktikan bahwa sekalipun Negara Inggris, jelas-jelas menolak dan mengutuk perbuatan Reynhard atas kejahatn perkosaan L9BT yang dilakukannya. Mereka tidak suka moral yang rusak, mereka ingin pelaku kejahatan ini membusuk di neraka, mereka tidak ingin anak keturunannya menjadi korban pelecehan seks para predator. Tetapi justru merekalah para pengusung sekuleris sejati di negaranya, rakyat inggris pun banyak yang menjadi penyimpang seksual L9BT, melegalkan berbagai bentuk Komunitas serta aktifitas kejahatan yang mereka benci tetapi tetap mereka dukung dan jalani.

Sungguh pemandangan kontradiktif dari harapan dan kenyatannya. Saat ini tentu bukan hanya di Inggris dan negara barat yang telah memiliki agenda sekuler ini, terapi Indonesia pun sudah terjangkit virus sekuleris yang sengaja di tularkan kepada generasi muda dan produktif di negeri ini.

Generasi ini secara perlahan tapi pasti, diajak untuk memisahkan aturan agama dan meninggalkan hukum syariat untuk melegalkan segala perbuatan mereka atas nama gaya hidup, modernisasi, dan euforia. Justru mereka lakukan tanpa ada rasa takut akan azab ataupun hukuman yang akan mereka terima atas perbuatannya tersebut kelak.

Jika darurat zina Sudah sangat berada di posisi genting, maka selayaknya perlu alternatif solutif yang pasti dalam menghadapi kejahatan terstruktur ini. Bukan 100 persen manusia ataupun pelaku kejahatan seksual yang perlu disalahkan saja tetapi institusi seperti masyarakat dan negara menjadi penanggung jawab penuh kejahatan mengerikan seperti ini, bahkan bisa bebas berkeliaran tanpa ada payung hukum hakiki yang di terapkan.
Islam solusi Tuntas Darurat Zina: L9GB Lenyap di Muka Bumi
Islam telah mengtur segala bentuk kebutuhan manusia. Saat manusia ingin nenyalurkan syahwatnya pun telah di atur dalam sebuah ikatan pernikahan yang di ridhoi oleh Allah, sehingga tujuan penyaluran syahwat selain kepada kebutuhan bioogis tetapi juga termasuk pada meneruskan keturunan generasi cemerlang di masa akan datang.

Dalam hal ini, gay atau homosek dalam bahasa Arab disebut dengan liwâth, dinisbatkan kepada kaum Nabi Luth Alaihissallam, karena mereka yang pertama kali melakukan perbuatan tercela itu. Allâh Azza wa Jalla berfirman:

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ

“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka, “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan fâhisyah (keji) itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?”. [al-A’raf/7:80]

Perbuatan liwâth (homosek) adalah perbuatan yang dilakukan oleh laki-laki dengan cara memasukan dzakar (penis) nya ke dubur laki-laki lain. Perbuatan itu juga disebut dengan sodomi, karena kaum Nabi Luth Alaihissallam dahulu tinggal di kota Sadum.

Imam adz-Dzahabi rahimahullah berkata, “Nama kota kaum Nabi Luth adalah Sadum. Dahulu penduduknya melakukan perbuatan-perbuatan keji, Allâh Azza wa Jalla telah menyebutkannya dalam kitab-Nya. Mereka menggauli laki-laki pada duburnya, dan melakukan kemungkaran-kemungkaran yang lain di majlis-majlis mereka”. [al-Kabâir, hlm. 55]

Padahal fithrah yang Allâh Azza wa Jalla berikan kepada manusia, agar dzakar dipergunakan pada tempat persemaian, yaitu qubul wanita, setelah adanya akad pernikahan yang sah. Tetapi orang-orang yang melakukan liwâth, terbalik fithrahnya. Semua itu adalah tipu daya setan yang membelenggu orang-orang yang menyimpang.

Larangan di Dalam Al Quran

Sesungguhnya perbuatan liwâth merupakan dosa yang lebih keji daripada zina. Sehingga Allâh Azza wa Jalla menyebutnya sebagai perbuatan keji, dan pelakunya disebut sebagai orang yang melewati batas. Allâh Azza wa Jalla berfirman:

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ ﴿٨٠﴾ إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ

“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah (keji) itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?”. “Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melampiaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, bahkan kamu ini adalah kaum yang melampaui batas”. [Al-A’raf/7: 80-81]

Telah nyata Allah tunjukkan segala hal larangan atas perbuatan keji terhadap zina. Segala macam zina bisa dihapuskan, L9BT bisa ditenggelamkan di muka bumi, tak akan ada lagi kasus Raynhard-Raynhard lainnya yang muncul di muka bumi. Karena ketika seseorang mengambil jalan keselataman yaitu berpegang teguh pada hukum Allah, maka sesungguhnya rasa takut seseorang atas azab Allah akan mengingatkannya ketika manusia ingin berbuat keji. Pengingat inilah yang mengembalikan kesadarannya kepada Allah dan bertobat saat setan menggoda dirinya untuk berbuat kezaliman bagi dirinya sendiri dan orang lain.

Sejatinya umat harus kembali kepada aturan Allah, kembali kepada ketaatan, sebagai jalan keselamatan di dunia dan akhirat. Janganlah sekali-kali melanggar apa yang dilarang Allah Karena tunggulah balasan nyata yang telah Allah siapkan baginya.Wallahu a’lam bishawab.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *