Cukup Sudah

Oleh: Ai Hamzah

 

Pandemi masih terus berlangsung. Sampai kini belum terlihat tanda-tanda akan berakhirnya pandemi. Penderita covidpun semakin melonjak tinggi, zona merah dimana-mana. Rumah sakit rujukan pun sudah penuh dan tidak dapat menampung pasein penderita covid. Korbanpun terus berjatuhan baik dari penderita ataupun dari nakes (garda terdepan).

Ditengah lonjakan dan penderitaan akibat pandemi penguasa memberikan kado yang indah untuk masyarakat dengan adanya reshuffle kabinet. Perombakan kabinet ini konon katanya untuk menuju negeri ini lebih baik lagi. Setelah beberapa Mentrinya melakukan korupsi trilyunan rupiah sehingga merugikan negara dan menambah penderitaan rakyat.

Gonjang ganjing vaksin pun semakin merebak sebagai penangkal virus. Mulai rame menjadi pembicaraan mereka yang pro dan kontra, antara siapa yang duluan divaksin apakah pejabat atau masyarakat agar keefektifan vaksin teruji. Trilyunan rupiah digelontorkan untuk vaksin ini sebagai penanganan penguasa terhadap pandemi agar tidak terus melonjak.

Kini musibah pun silih berganti, pesawat terbang yang kehilangan kontak dan akhirnya ditemukan jatuh diperairan pulau Seribu. Longsorpun terjadi dimana-mana, korban tak bisa dielakkan dalam musibah ini. Banjir melanda berbagai daerah dinegeri ini. Sungguh bertubi-tubi penderitaan rakyat.

Cukup sudah peristiwa demi peristiwa ini menjadi himpitan penderitaan rakyat. Berulang dan terus berulang. Tak kunjung mendatangkan kebahagiaan bagi rakyat. Agenda demi agenda yang digulirkan hanya menyesakan dada rakyat. Penderitaan itu terus menghampiri.

Cukup sudah hanya Islamlah sebagai tonggakan kehidupan ini, karena Allah Sang Penguasa bumi dan seisinya telah berfirman dalam Al Quran surat Al Anbiya ayat 107:

وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ

Artinya: Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.

Islam Rahmatan Lil Aalamiin, Rosulullah SAW sebagai utusan Allah membawa risalah Islam yang mulia untuk membawa kebaikan ke seluruh alam. Hanya Islamlah yang akan mendatangkan kebahagiaan hakiki bagi umatnya, sebagaimana Rosulullah SAW ketika menjadi kepala negara di Madinah membawa kebaikan dengan risalah yang dibawanya yaitu Islam.

Khulafaur Rasyidin telah menjadi gambaran bagi kita umat muslim bagaimana ketika Islam menjadi panduan hidup umat. Abu Bakar ra, Umar bin Khatab ra, Ali bin Abi Tholib ra dan Ustman bin Affan ra, para pemimpin yang begitu memuliakan umatnya.  Sebagaimana ketika Umar bin Khattab ra mengatasi pandemi dengan kebijakan lock down sesuai dengan syar’i yang telah diajarkan Rasulullah Saw dan itu membawa kebaikan bagi umatnya.

 

Wallahu A’lam bishawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *