Cinta Nabi Allah

Oleh: @shabiru45

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah rasul yang diutus untuk segenap umat manusia.

Umat manusia itu siapa?

Mereka adalah kumpulan makhluk di bumi ciptaan Allah yang mempunyai tugas dari Tuhannya. Dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam juga termasuk di dalamnya.

Di bumi ini tugasnya apa?

Tugas umat manusia ada 2, yaitu: menaati dan juga menolong Allah subhanahu wa ta’ala.

Kenapa seperti itu?

Karena aku kamu kita, sebagai manusia di bumi-Nya ini mendapatkan kesempatan untuk hidup atas campur tangan dari sang pencipta yaitu Allah. Jadi automatis umat manusia harus kan cinta sama Allah dan menjalani tugas ini.

Gimana cara Nabi menjalankan tugasnya?

Cara dari tugas yang pertama yaitu menaati Allah, misalnya dengan ibadah shalat, puasa, haji.
Cara dari tugas yang kedua yaitu menolong Allah, misalnya berdakwah atau menyampaikan ajaran-ajaran Allah kepada umat manusia, dan mengajak manusia agar berlomba-lomba dalam kebaikan.

Kapan melakukan tugas ini?

Tenang, Allah sudah mengatur kehidupan semua makhluknya.
Misalnya dalam hal shalat, Allah mengajarkan pada Nabi Muhammad untuk shalat wajib lima kali dalam sehari dengan waktu yang sudah ditetapkan. Ada maghrib, isya, subuh, dzuhur dan ashar.
Dan dalam hal berdakwah, Allah juga mengajarkan kepada Nabi Muhammad untuk menyampaikan kebaikan kapanpun dimanapun. Misalnya dalam hal mengajak mengaji. Semoga bernilai pahala setelah niat dan mengerjakan tugas-tugas ini.

Sebagaimana yang telah dituliskan dalam Q.S. Al-Ahzab 33: ayat 45 yang berbunyi,

يَاأَ يُّهَا النَّبِيُّ إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ شَاهِدًا وَّمُبَشِّرًا وَّنَذِيْرًا
Artinya: “wahai Nabi! Sesungguhnya Kami mengutusmu untuk menjadi saksi, pembawa kabar gembira, dan pemberi peringatan.”

Dari ayat tersebut dapat dikatakan bahwa Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam itu sebagai saksi, pembawa kabar gembira dan juga pemberi peringatan yang dituntun oleh syariah Allah subhanahu wa ta’ala.

Peringatan dimana?

Yaa di muka bumi tercinta ini Sobat. Semoga cintamu pada Nabi Muhammad akan kamu tumbuhkan sebagaimana cinta yang Nabi Muhammad tumbuhkan pada Allah Sang Pencipta untuk menuntunmu (Wahai Manusia).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *