Cara Islam Memuliakan Wanita

Oleh: Indah

Sistem ekonomi kapitalis telah membuat manusia sangat menderita. Banyaknya kemiskinan dan sulitnya mencari pekerjaan bagi laki-laki membuat perempuan terpaksa bekerja dan meninggalkan peran utamanya sebagai ibu. Akibatnya mereka banyak yang stres dan hilang naluri keibuannya.

Berbeda dengan sistem ekonomi Islam, penerapan Islam dalam sistem Islam akan mewujudkan kesejahteraan rakyat dan ketentraman hidup seluruh warganya, termasuk perempuan di tempatkan dalam posisi terhormat dan mulia. Sistem Islam memastikan mereka mampu menjalankan peran mereka untuk melahirkan dan mencetak generasi.

Hal ini dapat terlaksana dengan penerapan syariat Islam yang sangat tegas sehingga mampu menjaga kehormatan wanita dan Islam menjaga wanita dengan:

1. Islam mengharuskan meminta izin ketika memasuki kehidupan khusus orang lain, agar perempuan yang didalamnya di bolehkan melepas jilbab tidak terlihat aurotnya oleh laki-laki yang bukan mahrom-nya.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat.”(QS An-Nur [24]:27 ).

Islam mewajibkan perempuan menggunakan jilbab.
atakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” ( QS An-Nur [24]:31 ).

Islam melarang perempuan untuk bepergian sejauh perjalanan lebih dari sehari semalam seorang diri tanpa ditemani mahram-nya sebagaimana yang disabdakan Rasulullah Saw.

“Islam juga melarang perempuan menampakkan kecantikan mereka (tabarruj) di depan laki-laki asing.
Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (QS Al-Ahzab [33]: 33).

2. Islam akan menjamin pelaksanaan tugas utama perempuan sebagai ibu dan pengatur rumah. Lapangan pekerjaan bagi laki-laki juga akan disediakan dan juga menyediakan fasilitas yang diperlukan seperti fasilitas kesehatan dan pendidikan yang baik supaya perempuan dapat menjalankan perannya yang mulia dengan baik.

3. Islam akan menjaga keamanan bagi perempuan, baik di dalam rumahnya maupun di luar rumahnya dari segala gangguan yang akan mencelakakan dirinya.

4. Islam akan menguasai media massa sehingga konten yang disampaikan tidak menyimpang dari syariat Islam.

Semua aturan tersebut sejatinya bukan untuk mengekang kebebasan perempuan. Bahkan dengan aturan tersebut perempuan dimuliakan karena dapat beraktivitas tanpa ada ancaman.
Wallah a’alam bi ash-showab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *