Cara Islam Meminimalisir Perceraian Dan Stunting

Oleh: Indah (Penulis Tinggal di Bogor)

Banyaknya perceraian dan stunting membuat pemerintah mengeluarkan aturan pelatihan pranikah, kabarnya pelatihan pranikah diberikan secara gratis.

Data menyebut sepanjang awal tahun hingga pertengahan Agustus 2019 terjadi lebih dari 3000 kasus perceraian, 70% lebih karena faktor ekonomi, sisanya 30% dengan berbagai sebab.

Data ini menyebutkan banyaknya perceraian karena faktor ekonomi, sebab disitem kapitalis ini mencari pekerjaan semakin sulit dan mahalnya harga pokok menjadi rantai panjang yang terkait.

Ini juga menjadi penyebab pertengkaran terus menerus suami istri, kebutuhan pokok lebih besar pasak dari pada tiang dan belum kebutuhan yang lainnya.

Sesungguhnya masalah perceraian dan stunting mampu diatasi dengan sistem ekonomi islam yaitu dengan pengaturan klasifikasi kepemilikan, pengelolaan kepemilikan dan distribusi kekayaan dimasyarakat, sehingga mereka terpenuhi hidup dengan mudah, seperti berupa barang, pangan, sandang dan papan.

Bahkan mereka terjamin layanan kesehatan gratis dan berkualitas sehingga seluruh masyarakat hidup sejahtera.

Islam juga mempersiapkan calon pengantin jauh sebelum hari itu tiba yaitu dengan:
1. Menanamkan akidah sejak dini dengan memahamkan bahwa Allah adalah maha pengasih dan penyayang dan setiap ketentuannya bentuk cintanya kepada hambanya, serta selalu ihtiar dan tawakal.
2. Mengenal dan taat syariat sesuai dengan usia anak dan menanamkan kepercayaan diri ditengah perbedaan.
3. Selalu menyandarkan solusi pada quran dan sunah.
4. Mencari menantu sesuai setandar islam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *