Miris, Pendidikan Dijadikan Ladang Bisnis

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Miris, Pendidikan Dijadikan Ladang Bisnis

Munamah

Ibu Rumah Tangga

 

Sesak dada ini melihat fakta begitu bobroknya kondisi sistem pendidikan saat ini yang semakin ruwet sehingga banyak perguruan tinggi yang dicabut izin operasionalnya.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mencabut izin operasional 23 perguruan tinggi. Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kemendikbud Ristek, Lukman mengatakan, pencabutan izin operasional 25 perguruan tinggi dilakukan berdasarkan pengaduan masyarakat dan pemeriksaan tim evaluasi kinerja.

Dari sana, maka diputuskan sanksi bagi perguruan tinggi yang terbagi dalam beberapa klasifikasi. Mulai dari sanksi ringan, sedang, berat, hingga pencabutan izin operasional. “Dilakukan bertahap berdasarkan bukti fakta dan data yang ditemukan di lapangan,” kata Lukman, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (25/5/2023). Sanksi berupa pencabutan izin operasional dijatuhkan pada perguruan tinggi yang sudah tidak memenuhi ketentuan standar pendidikan tinggi, kompas.com (27/5).

Dari berita di atas tidak satu dua perguruan tinggi yang dicabut izin operasionalnya, akan tetapi hingga puluhan. Bagaimana bisa separah itu?

Biang kerok dari rusaknya pendidikan di Indonesia saat ini adalah sistem yang berlaku saat ini. Yah, sistem kapitalisme telah mengubah semua aspek kehidupan. Segala sesuatunya banyak yang diukur dari nilai manfaat, termasuk dalam hal pendidikan. Akhirnya, banyak perguruan tinggi dijadikan sebagai ladang bisnis.

Sejatinya dunia pendidikan adalah tempat untuk mengolah para pemuda. Mereka adalah aset berharga bagi bangsa ini yang dididik untuk menjadi individu bertakwa agar menjadi manusia-manusia yang hebat dan tangguh yang kelak akan memimpin peradaban.

Akan tetapi, fakta saat ini justru banyak sistem pendidikan yang dinodai oleh praktik-praktik menyimpang, seperti transaksi jual-beli ijazah yang seharusnya tidak terjadi. Miris jika hal itu tumbuh subur dan menjamur di sistem pendidikan kita. Makinlah suram masa depan bangsa ini.

Negara harus berperan lebih besar dalam pengawasan regulasi pendidikan yang berjalan. Fasilitas pendidikan yang berkualitas harus dipenuhi secara merata di seluruh pelosok negeri ini.

Pendidikan Islam Gratis

Pendidikan adalah kewajiban negara untuk mengurus rakyatnya. Maka diperlukan sistem yang mengatur dengan tepat agar sistem pendidikan kita tidak terjadi transaksi gelap yang menguntungkan oknum yang memanfaatkan kelemahan pengawasan dalam pendidikan tersebut.

Islam memiliki sistem pendidikan yang handal dan berkualitas tinggi serta murah bahkan gratis. Generasi muda akan lebih fokus belajar sehingga output yang dihasilkan adalah pemuda yang bertakwa, berjiwa pemimpin dan bukan pecundang yang hanya menginginkan solusi praktis dan sukses secara instan dengan cara yang haram.

Sistem pendidikan yang gratis ini bisa karena negara menerapkan syariat Islam secara menyeluruh dengan dukungan sistem politik dan ekonomi Islam. Sehingga negara dapat secara penuh melayani rakyat secara maksimal yang berasaskan akidah Islam.

 

Wallahu a’lam bisshawab.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *