Seruan Hizbut Tahrir Terhadap Putra-Putra Terbaik Arab Spring

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

SuaraInqilabi– Road map Hizbut Tahrir yang telah mengumumkan posisinya dan telah menggerakan revolusi terhadap penguasanya demi umat dalam Arab Spring setidaknya ada tiga. Hal itu diungkapkan oleh aktivis Hizbut Tahrir Dr. Hazim Badr seperti dilansir Mediaumat.news, Selasa, 6 Agustus 2019.

Pertama: Hizb menyeru putra-putra terbaik Muslim agar melanjutkan aktivitasnya keluar menghadapi penguasa mereka di seluruh negeri umat guna menyampaikan  penolakan mereka terhadap keberadaan penguasa zalim dan keberadaan kafir penjajah.

Hizb juga menyeru mereka agar menjadikan slogan-slogan mereka, slogan yang menyeru pada penerapan hukum Islam, dan Khilafah. Juga agar mereka tidak menerima  apapun slogan sekular liberal. Sebaliknya, mereka harus menarik tangan siapa pun yang mempromosikan slogan itu dan menghancurkannya.

Hizb juga menyeru mereka agar menolak segala bentuk kerjasama dengan rezim dan terlibat dalam politik dengan mereka. “Hendaknya mereka tidak menerima Pemilu, tidak menjadi anggota parlemennya, tidak berjalan bersama rezim dalam semua bentuk rancangan politik yang mereka inginkan. Ini karena kesadaran terhadap segala bentuk rancangan politik Barat dan sistemnya adalah ujung tombak pemikiran dan aktivitas perubahan,” beber Hazim Badr.

Kedua: Hizb menyeru putra-putri umat, para pejuang Revolusi dan para pimpinan politiknya, agar mendekap jamaah, atau Hizb, yang menyeru mereka pada agama Allah dan pemerintahan Islam; yaitu siapa pun yang berjuang bersamannya, membenarkan nasihat untuknya, menyeru mereka pada kemurnian ajaran Islam serta berdiri di parit musuh  beserta penguasanya dan melawan mereka.

Hizb tidak pernah mengotori aktivitas politisnya dengan terlibat dalam sistem, juga tidak pernah menerima mahar politik yang kotor. Itulah Hizb yang telah membuktikan kemampuan politiknya dan kesiapannya untuk memimpin umat melalui seruannya kepada umat dengan seruan yang benar sejak pertama kali berdiri. Tidak pernah berubah dan berganti. Juga melalui tabanni (adopsi) yang dilakukan Hizb atas berbagai kepentingan umat, serta melalui UUD yang sempurna, dan siap diterapkan dalam Negara Khilafah yang dipersiapkannya.

“Sungguh Hizbut Tahrir telah menyeru umat untuk membuai mereka, karena ia merupakan pemimpin, yang tidak pernah membohongi umat barang satu hari pun untuk memimpin mereka menuju Khilafah Rasyidah yang telah dijanjikan,” tegasnya.

Ketiga: Hizb telah berkiprah dan memimpin umat beserta seluruh pejuang Revolusi dalam menyeru putra-putri tebaik umat yang ikhlas di dalam tubuh tentara untuk menumbangkan rezim antek penjajah, serta menyerahkan kekuasaan demi menerapkan Islam dalam Khilafah.

Gerakan umat telah memelihara dan mendorong Hizb dalam aktivitas ini hingga berhasil dengan izin Allah SWT. Memang langkah mencapai Khilafah masih terhambat, karena ini merupakan ketetapan dari Rabb semesta alam yang tidak akan Dia ingkari, sedangkan Dia terus menguji hamba-Nya, dan mengajari mereka agar Dia melihat keistiqamahan hamba-Nya pada kebenaran. “Bisa jadi di balik gagalnya Revolusi hingga detik ini ada kebaikan besar yang dicapai, yakni terbentuknya kesadaran umat, kemudian kesadaran itu menggerakkan mereka ke arah perubahan yang sebenarnya dan memenangkannya,” pungkasnya. []

 

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *