Ada Apa dengan Rohingya? 

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Ada Apa dengan Rohingya? 

 

MayAlea

(Pegiat Literasi Islam Kota Medan)

 

Lagi, gelombang ‘manusia perahu’ asal rohingya mendarat di aceh. Sebanyak 185 orang pengungsi terdiri dari laki-laki, perempuan dan anak- anak. Mereka terdampar dipesisir pantai desa Ujong Pie, kecamatan Muara Tiga Pidie. Yang sebelumnya sebanyak 57 orang pengungsi terdampar di kawasan Ladong Aceh Besar.

Terkait hal ini, Ketua Komisi I DPR Aceh, Iskandar Usman Alfarlaki meminta aparat penegak hukum dan pemerintah menyelidiki gelombang kedatangan pengungsi Rohingya ke Aceh yang sudah semakin sering. Penyelidikan perlu dilakukan untuk memastikan Tanah Rencong tidak jadikan tempat transit ‘manusia perahu’.

Iskandar menyampaikan, apakah murni mereka ini sebagai pencari suaka politik atau hanya mereka menjadikan Aceh sebagai daerah transit saja yang kemudian akan masuk ke Malaysia (27/12).

Sejumlah pengungsi rohingya yang terdampar ini terdapat beberapa dalam kondisi sakit, yang akhirnya di infus di lokasi. Menurut Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardi, pihaknya akan segera berkomunikasi dan berkoordinasi terkait lintas sektoral mengenai masalah ini.

Sejatinya, wajib dalam Islam seorang khalifah (pemimpin) meriayah segala urusan umatnya, Allah subhanahu wa Ta’ala berfirman,

“Dan Kami menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan Kami wahyukan kepada mereka agar berbuat kebaikan, melaksanakan salat dan menunaikan zakat, dan hanya kepada Kami mereka menyembah”. (TQS. Anbiya : 73).

Oleh karenanya, pemimpin yang dzolim terhadap umatnya akan mempertanggungjawabkan di hadapan Allah Ta’ala. Karna sebaik-baik pemimpin adalah yang amanah, menjaga dan melindungi umat dalam segala aspek kehidupan.

Wallahua’lam bishshawab

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Pocket
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *