Benarkah Kampus Sarang Paham Radikalis?

Oleh:Indah (Penulis, Tinggal di Bogor)

Wakil presiden RI Ma’ruf Amin menyatakan banyak sekolah yang terpapar radikalisme salah satunya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) .

Makanya perlu adanya penangkalan radikalisme yaitu dengan cara seluruh lembaga harus dilibatkan didalamnya, bahkan kementrian diminta terlibat aktif menangkal radikalisme dalam bentuk apapun dan tidak memberi celah pada paham radikalisme untuk berkembang.

Perguruan tinggi dihimbau untuk turut mengambil peran dalam menangkal radikalisme sebab paham radikalisme lebih banyak berkembang dilingkungan kampus dan masyarakat umum.

Hal ini membuat mahasiswa dan masyarakat merasa dibatasi dalam bersuara dan berekspresi, sebab tidak sesuai dengan sistem demokrasi yang mengusung kebebasan berekspresi.

Merekapun beranggapan mahasiswa dan masyarakat yang terpapar radikalisme mempunyai ciri khas seperti:
1. Memakai celana cingkrang.
2. Memelihara janggut.
3. Menggunakan cadar.

Padahal ini bagian dari ajaran islam yang mengikuti sunah rosul maka tidak perlu ditakuti maupun disebut radikal.

Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan ataupun untuk membenci orang yang berpemahaman di luar islam.

Bahkan di dalam islam kita hanya diajarkan mengikuti quran dan sunah serta taat kepada syariah Allah dan memahamkan umat atas kewajiban menaati perintah Allah. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *