Ada Apa dengan Idol K-pop ???

Oleh: Rosita

Gak bisa disangkal lagi, dunia K-pop itu dunianya remaja millenial. Melihat para oppa ganteng yang bening bak kaca kristal membuat para remaja khususnya wanita berteriak histeris sambil menangis memanggil nama oppa idola mereka. Contohnya nih .. “Oppa Jimin … Saranghae”. Ada juga tipe remaja yang tergila-gila K-pop akan membuat _dance cover_ atau _song cover_ dari _boyband_ atau _girlband_ idola mereka. Kalo mereka blm bisa nge dance ala Korea maka mereka bakal belajar mati-matian sampe mereka bisa. Hhhmmm … Apa kalian salah satu diantara mereka ??? Hehehhe ….

Nah… baru-baru ini ada kabar yang menghebohkan dunia fans K-pop Indonesia. Pasalnya, salah satu remaja asal Indonesia berhasil melakukan debut pertama bersama girlbandnya di Seoul, Korea. Yapp … Siapa lagi pasti semua sudah tahu, Dita Karang, remaja asli Jogja ini berhasil menyita perhatian publik Indonesia. Kenapa ??? Yaaahh … Karena dia satu-satunya orang Indonesia yang berhasil menjadi anggota girlband K-pop yang debut di Korea. Dita, panggilan akrabnya, sangat suka menari dari kecil dan dirinya sangat suka tampil diatas panggung. Sejak SMA akhirnya dia memutuskan untuk menjadi _performing actress_, dan untuk mewujudkan impiannya itu, dia ngga main-main lohh.. Dita melanjutkan kuliah di American Musical and Dramatical Academy (AMDA) di New York, USA.

Hhmmm … Ternyata visi yang kuat akan mampu membuat seseorang berjuang dengan keras . Setuju kan milennials ???

Nahh … Jadi teringat kisah Muhammad Al Fatih dalam mencapai keinginannya. Keinginan seorang Muhammad Al Fatih ini ga main-main, beliau ingin mewujudkan perkataan Rasulullah yaitu menaklukkan Konstantinopel. Dan jangan merinding yaa, beliau berhasil menaklukkan Konstatinopel di usia 25 th. Wadidaaaww ga tuh ..
Demi muwujudkan hal tersebut, Al Fatih dari kecil sudah mendapat didikan dari ulama hebat pada masanya. Pada usia 8 th, beliau sudah menjadi seorang hafidz dan menguasai 7 bahasa. Semasa hidupnya, Al Fatih tidak pernah meninggalkan shalat fardhu, shalat sunnah rawatib, shalat tahajud, dan berpuasa. Masya Allah …

Seorang remaja muslim millenial harus mempunyai visi yang kuat. Ketika visi kalian kuat dan jelas maka kalian akan mampu menentukan misi-misi demi terwujudnya visi kalian. Eeiittss .. Tapi apa sih bedanya visi dengan misi ???
Visi adalah tujuan dalam hidup yang ingin dicapai. Sedangkan misi adalah jurus-jurus jitu untuk menggapai tujuan.

Tapi sebelum itu, ada hal yang lebih penting bagi seorang muslim. Ketika menentukan visi dan misi dalam hidup ini, jangan sampai menyalahi perintah dan larangan Allah sebagai Maha Pencipta. Syekh Taqiyuddin An Nabhani dalam kitab Nidhomul Islam menulis, “Tolak ukur perbuatan bagi seorang muslim dalam kehidupan adalah halal dan haram.” Maksudnya adalah ketika melakukan atau menentukan sesuatu dalam hidup ini harus sesuai dengan perintah Allah. Kalo Allah suka, yaa lakukan. Kalo Allah ga suka, maka tinggalkan. Allah pun mengingatkan dalam Al Qur’an yang artinya “Dan tidak patut bagi laki-laki mukmin dan perempuan mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguh dia telah sesat,sesat yang nyata.” (QS. Al Ahdzab : 36)

Silahkan pilih visi hidup yang kuat dan tentukan misi-misi kalian, tapi ingat tentang tolak ukur perbuatan bagi seorang muslim, supaya hidup yang cuma butiran debu ini menjadi lebih bermakna di hadapan Allah. Pilihan kalian hari ini akan menentukan masa depan kalian. Jangan sampai salah langkah dalam memilih dan menentukan visi misi hidup kalian yaa ..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *